Kediri,(Cakrayudha-hankam.com) – Rekam jejak Vinanda Prameswati Calon Wali Kota Kediri ikut jadi sorotan seiring dengan video viralnya baru-baru ini.
Vinanda Prameswati mendadak viral di media sosial karena reaksinya ketika dicecar pertanyaan terkait program andalannya.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun TikTok @dailypost, tampak wanita yang akrab disapa Nanda itu sedang dicecar sejumlah pertanyaan dari wartawan.
Ia ditanya soal program utama yang akan ia tawarkan di Pilkada Kediri 2024.
“Kira-kira program utamanya apa mbak?” kata wartawan pada wanita yang kerap disapa Nanda.
“Untuk saat ini mungkin pernyataan saya cukup,” tegas Nanda.
“Artinya program utamanya kira-kira apa?” tanya lebih lanjut si wartawan.
Nanda mengaku kalau visi misi masih dalam proses penyusunan.
“Untuk visi misi tentunya masih kita susun,” dalih Nanda saat ditanya soal programnya.
“Oh pastinya belum punya ya, belum punya begitu,” celetuk wartawan kepada bacawali Kediri ini.
Ketua Golkar Sudjono Teguh Widjaja yang tepat berada di sebelah kanan Nanda lantas mencoba memperjelas jawaban dari Nanda kepada wartawan.
“Bukan belum punya, belum disampaikan,” kata Sudjono.
Wartawan tersebut pun kemudian kembali bertanya ke Nanda.
“Kalau begitu, gini, kira-kira dari pemerintahan yang sekarang berjalan, kekurangannya kira-kira di mana yang mesti diperbaiki?” tanyanya lagi.
“Kalau dari saya pemerintahan sudah baik, tentu kita ingin lebih baik lagi,” jawab Nanda yang terlihat seperti masih bingung.
Wartawan itu terdengar masih belum puas dengan jawaban Nanda.
“Nah itu, kira-kira yang lebih baik itu seperti apa?” tanya wartawan.
Alih-alih memberikan jawaban lebih jelas, Nanda malah mengakhiri sesi wawancaranya dengan awak media dan meninggalkan lokasi.
“Ya, mungkin cukup sekian ya,” kata Nanda.
Sontak saja video tersebut menyita perhatian warganet di media sosial.
Banyak warganet menyoroti reaksi Nanda yang tampak masih bingung terkait program yang bakal dibawanya di Pilkada Kota Kediri 2024.
Lantas, seperti apa sebenarnya rekam jejak Nanda?
Menurut penelusuran SURYA.co.id, Vinanda tentu bukan wajah baru di dunia sosial-politik sekitar wilayah Kota Kediri.
Sejauh ini, Vinanda dikenal sebagai Ketua Pelaksana Harian Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN).
RSTN merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial, seperti pembagian sembako, membersihkan fasilitas umum, serta turun tangan dalam pengurusan penguburan jenazah.
Berkat organisasi ini pula, gadis kelahiran 1998 ini dikenal luas oleh publik di Kota Kediri dan sekitarnya.
Di samping latar belakang akademik, kepiawaian Vinanda juga tampak dalam organisasi internal kampus yang pernah diikutinya.
Dia tercatat pernah menjadi bagian dari Forum Kajian dan Penelitian Hukum (FKPH) Universitas Brawijaya sampai forum dengan jejaring yang lebih luas yakni Indonesia Youth Opportunities In International Networking (IYOIN).
Diketahui, DPD Partai Golkar Kota Kediri telah menetapkan Vinanda Prameswati sebagai bakal calon Wali Kota Kediri dari Partai Golkar.
“Dari aspirasi semua pengurus Golkar dan masyarakat menghendaki Vinanda Prameswati karena memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjadi pemimpin di Kota Kediri,” tandas Sudjono Teguh Widjaya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri, Selasa (14/5/2024).
Diharapkan pencalonan Vinanda Prameswati dapat mewakili aspirasi millenial serta membawa perubahan Kota Kediri menjadi lebih baik dan lebih maju.
Sementara berkaitan dengan visi misi serta program kerja sebagai bakal calon walikota sudah dimiliki serta terus didiskusikan dan dirumuskan oleh Partai Golkar dan tim ahli dari aspirasi masyarakat yang nantinya bakal disampaikan kepada publik.
“Jadi visi misi sudah ada dan saat ini terus berkembang dari aspirasi masyarakat,” tandasnya.
Vinanda Prameswati merupakan kader terbaik Partai Golkar serta menjadi Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri.
Saat ini Partai Golkar terus berkoordinasi dengan Partai Demokrat Kota Kediri yang juga mengusung Vinanda Prameswati sebagai bakal calon Wali Kota Kediri.
Dengan persetujuan kedua parpol Vinanda Prameswati tinggal mematangkan untuk memilih bakal calon wakil walikota.
Setelah terpilih pasangan calon bakal diajukan untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar dan DPP Partai Demokrat.
Pada Pemilu lalu Partai Golkar Kota Kediri mendapatkan 5 kursi dan Partai Demokrat 2 kursi di DPRD Kota Kediri. Koalisi kedua parpol telah mencukupi untuk mengusung pasangan calon pada Pilkada 2027.
Dengan dipimpin figur milenial diharapkan perekonomian di Kota Kediri menjadi lebih baik lagi, UMKM juga lebih maju, sehingga perekonomian masyarakat meningkat.
Sudjono juga tidak risau dengan berbagai macam isu di media sosial karena merupakan bagian dari dinamika politik.(Red)

