Rakornispen TNI 2025: Penerangan TNI Siap Mewujudkan Informasi Berkualitas dan Mendukung Program Asta Cita

    0
    99

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto, yang mewakili Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) Letjen TNI Richard Tampubolon, resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Penerangan (Rakornispen) TNI Tahun 2025. Acara ini mengusung tema “Penerangan TNI Terus Meningkatkan Pengelolaan dan Pelayanan Informasi untuk Mewujudkan TNI Prima dan Mendukung Program Asta Cita”, yang berlangsung di Gedung Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (12/03/2025).

    Dalam amanatnya, Kapuspen TNI mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran penerangan TNI atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa selama pelaksanaan kegiatan di tahun 2024. Berbagai rangkaian acara, terutama peringatan HUT TNI, telah dipublikasikan secara luas, mulai dari Open Tournament, bakti sosial, bakti kesehatan, pameran alutsista, hingga acara puncak upacara HUT TNI. Berkat dedikasi jajaran penerangan TNI, semua kegiatan tersebut berhasil dilaksanakan dengan sukses dan mendapatkan perhatian yang besar, termasuk berbagai event penting lainnya yang juga dipublikasikan secara optimal.

    Mayjen TNI Hariyanto menekankan pentingnya peran jajaran penerangan TNI dalam menciptakan citra positif di masyarakat. Ia menyatakan bahwa hasil survei terbaru menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap TNI. “Kita patut bersyukur dan merasa bangga dengan hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indikator, yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik kepada TNI mencapai 93% pada periode survei tanggal 22 September 2024. Ini merupakan bukti nyata dari kerja keras seluruh jajaran penerangan TNI dalam mempublikasikan kegiatan satuan TNI untuk membangun citra positif di masyarakat,” ujarnya.

    Dalam penutup sambutannya, Kapuspen TNI menekankan betapa pentingnya ketelitian dan kecepatan dalam menangani berbagai informasi yang beredar. Ia menegaskan bahwa setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus akurat, transparan, dan tidak menimbulkan polemik.

    “Apabila terjadi suatu peristiwa di lapangan, segera lakukan pengumpulan data dan pastikan kebenaran fakta mengenai kejadian tersebut. Hindari mengambil inisiatif untuk mengubah data yang dapat berujung pada kesalahan. Tanggapi semua informasi yang berpotensi menimbulkan sentimen negatif dengan cepat dan terukur, agar informasi yang beredar di masyarakat tidak menjadi liar. Selalu lakukan koordinasi dengan komando atas dan satuan di bawahnya,” tegasnya.

    Rakornispen TNI dilanjutkan dengan sesi pembekalan yang disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, yang membahas tema “Tantangan Komunikasi TNI & Pemerintahan.” Selain itu, Karo Humas Setjen Kemhan RI, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, juga memberikan pemaparan mengenai “Transformasi Digital Penerangan TNI: Inovasi Teknologi untuk Komunikasi Efektif.” Acara ini dihadiri oleh Wakapuspen TNI, Kadispenal, Kadispenau, Sesdispenad, serta 48 peserta yang hadir secara langsung dan 110 peserta lainnya yang bergabung secara virtual melalui Vicon/Daring. Rakornispen ditutup secara resmi oleh Kapuspen TNI, Mayjen TNI Hariyanto. (Puspen TNI/Red-033)