
SURABAYA, Cakrayudha-hankam.com – Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) sebagai skuadron angkut taktis mendukung Latihan Terjun Para Dasar sebagai salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk teknik infiltrasi dari udara dengan menggunakan pesawat udara.
Dukungan pesawat udara Puspenerbal kali ini, adalah untuk Latihan Terjun Para Dasar Taruna Tingkat 4 Korps Marinir Angkatan LXX yang dilaksanakan sejak Kamis (28/11/2024) hingga awal Desember mendatang.
Komandan Wing (Danwing) Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah menerangkan, dukungan penerjunan pada Jumat (29/11/2024) ini, terbagi dalam tiga sorti, yakni puluhan taruna melompat dari ketinggian 1500 kaki di atas permukaan laut dengan parasut statis mengembang seusai keluar dari Pesawat CASA NC 212-200 Aviocar.
“Teknik Terjun Para Dasar ini, juga merupakan latihan kematraan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar prajurit. Latihan ini mencakup materi ground training dan praktek terjun statik. Selain terjun siang hari, juga akan dilaksanakan terjun malam hari,” kata Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah.
Kegiatan Latihan Terjun Para Dasar ini dipiloti oleh Kapten Laut (P) Wisnu Akbar dan Letda Laut (P) M. Fahri, pesawat CASA NC 212-200Â mengudara dan membuka pintu ramp untuk para peterjun keluar dari pesawatnya saat pelatih dan pilot memberikan aba-aba.
Komandan Skuadron Udara 600, Mayor Laut (P) Novi Manunggal menambahkan, terkait penggunaan Pesawat Udara NC 212-200 selain sebagai pesawat pendukung dalam berbagai latihan yang dilaksanakan TNI AL, juga menjadi andalan dalam melaksanakan angkut taktis meliputi infiltrasi udara terbatas dan angkutan logistik.
Mayor Laut (P) Novi Manunggal menegaskan, pesawat yang sudah memperkuat Puspenerbal sejak lama ini juga telah melalangbuana melaksanakan berbagai operasi dan tugas, baik Operasi Militer Perang (OMP) maulun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). (EH-051)
Sumber: MC Provinsi Jatim
