Prajurit TNI Menjadi Guru Sehari, Anak-Anak Papua Belajar dengan Antusias

    0
    111

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Meskipun fasilitas pendidikan di pedalaman Papua terbatas, semangat belajar di SD Rimba ST Aloysius Mumugu, Distrik Krepkuri, tetap berkobar. Pada Jumat (21/9/2025), suasana sekolah yang biasanya sepi tiba-tiba dipenuhi oleh kehadiran prajurit Satgas Yonif 733/Masariku. Mereka datang bukan dengan senjata, melainkan membawa buku dan pengetahuan, siap untuk menginspirasi generasi penerus bangsa.

    Kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil. Selama dua jam pelajaran, sekitar 50 siswa dengan antusias mengikuti pembelajaran yang disampaikan oleh para prajurit. Materi yang diajarkan tidak hanya mencakup teori, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan, disiplin, dan semangat pantang menyerah.

    Mengajar dengan Ketulusan, Membangun Masa Depan
    Dansatgas Yonif 733/Masariku, Letkol Inf Julius Jongen Matakena, menekankan bahwa TNI tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun masa depan anak-anak Papua.

    “Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pelindung kedaulatan, tetapi juga sebagai teman dan pendamping dalam pendidikan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi siswa-siswi di SD Mumugu,” ujarnya.

    Di sisi lain, Kepala Sekolah SD Mumugu, Ibu Sinta, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran para prajurit yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan.

    “Anak-anak sangat senang dan termotivasi. Mereka mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan lebih menyenangkan. Terima kasih kepada Bapak TNI yang telah peduli terhadap pendidikan di tempat kami,” tuturnya dengan penuh haru.

    Mewujudkan Impian di Ujung Timur Indonesia
    Melalui inisiatif ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Papua yang termotivasi untuk terus belajar dan memiliki cita-cita yang tinggi. Kehadiran prajurit TNI di sekolah-sekolah terpencil tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan harapan bahwa pendidikan merupakan kunci untuk mencapai masa depan yang lebih cerah.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)