Prajurit TNI AL dan AD Bahu-membahu Tingkatkan Sarana dan Prasarana Desa di Ponorogo

    0
    153
    Prajurit Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 2 Marinir dan prajurit TNI AD dari Kodim 0802 bahu-membahu melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 tahun 2024 di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. [Foto: Dispen AL]

    PONOROGO, (Cakrayudha-hankam.com) – Sebagai bentuk komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) terhadap masyarakat dalam peningkatan sarana dan prasarana berupa perbaikan akses jalan maupun pembangunan drainase di daerah, prajurit Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 2 Marinir yang tergabung dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 tahun 2024 saling bahu-membahu dalam pembangunan jalan yang berada di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (25/7/2024) lalu.

    Dalam proyek pengerjaan pembangunan yang juga melibatkan prajurit TNI AD dari Kodim 0802 dan warga setempat ini, para prajurit guyub bergotong-royong dalam peningkatan sarana dan prasarana di desa tersebut.

    Dengan cara bergotong royong itulah, dapat menumbuhkan karakter kebersamaan serta percepatan pengerjaan pembangunan sesuai yang ditargetkan.

    Danyonbekpal 2 Marinir Letkol Mar Mohammad Jakfarrosi Kurniawan menyampaikan harapannya, dengan adanya program ini akan membuat warga di desa tersebut senang, dikarenakan drainase guna mencegah bencana banjir dan jalan yang diimpikan akan menjadi kenyataan.

    Selain itu, menurut Letkol Mar Mohammad Jakfarrosi Kurniawan, wujud dari pembangunan jalan ini juga diharapkan nantinya perekonomian warga masyarakat bisa terangkat, khususnya bagi petani, guna sebagai akses dalam mengangkut hasil pertaniannya.

    “Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan serta mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat,” ungkap Danyonbekpal 2 Marinir.

    Program TMMD ini merupakan program Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan di daerah.

    Adapun sasaran yang diprioritaskan dalam kegiatan ini, yakni pertama daerah miskin, tertinggal, terisolir dan terpencil. Kedua, yakni daerah kumuh perkotaan. Ketiga, yakni daerah perbatasan dan pulau terluar. Dan keempat, adalah daerah yang terkena dampak bencana alam.

    Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada keluruh jajaran bahwa kehadiran TNI AL diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, serta dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. (Red-050)

     

    Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut