Satgas Marinir Borong Hasil Tani Warga Yahukimo Lewat Program Rosita
YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah medan yang berat dan kondisi keamanan yang menantang di Kabupaten Yahukimo, Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir menghadirkan harapan baru melalui pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Melalui Program Rosita (Rombongan Satuan Tugas Belanja di Tempat Warga), para prajurit turun langsung ke ladang dan rumah warga pada Rabu, 23 Juli 2025, untuk membeli hasil pertanian lokal sekaligus mempererat hubungan sosial.
Rosita bukan sekadar kegiatan belanja. Para prajurit mendatangi warga dengan senyum ramah, membeli hasil bumi seperti umbi-umbian, sayur-mayur, dan buah lokal dengan harga yang layak. Dalam proses itu, mereka juga berdialog hangat dengan warga, mendengarkan cerita, menyerap informasi lapangan, dan membangun komunikasi yang terbuka.
Komandan Satgas Yonif 1 Marinir, Letkol Marinir Siswanto, menjelaskan bahwa Rosita merupakan wujud kehadiran negara yang aktif dan peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakat perbatasan.
“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga wilayah, tetapi juga untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Program Rosita menjadi jembatan antara TNI dan rakyat dalam menguatkan ekonomi lokal serta menciptakan rasa aman dan dihargai,” ujarnya.
Tak hanya soal transaksi, Rosita menjadi ruang interaksi yang terbuka dan hangat. Masyarakat merasa lebih leluasa menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun situasi terkini secara langsung kepada para prajurit.
Panglima Komando Operasi TNI Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan apresiasi atas pendekatan humanis ini. Menurutnya, Program Rosita adalah contoh nyata bagaimana TNI dapat berperan sebagai agen perubahan sosial di Papua.
“Prajurit bukan sekadar penjaga batas negara, tetapi juga pembawa solusi. Rosita membuktikan bahwa TNI hadir dengan hati, membangun kepercayaan, dan menggerakkan perubahan dari dalam masyarakat,” tegasnya.
Respon masyarakat Yahukimo pun sangat positif. Mereka menyambut kehadiran prajurit dengan antusias dan rasa terima kasih yang tulus. Bagi warga, program ini adalah bukti bahwa negara benar-benar hadir, bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk mendengar, membantu, dan peduli.
Sumber:
(PenSatgas Yonif 1 Marinir/Red-033)

