Prabowo Percepat Proses Pengangkatan CPNS hingga Juni 2025

    0
    66

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2024 dipercepat, dengan target penyelesaian pada Juni 2025. Sementara itu, pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) ditargetkan selesai pada Oktober 2025.

    “Sejalan dengan arahan Bapak Presiden, beliau telah mengambil keputusan dan memberikan petunjuk sebagai berikut. Pertama, pengangkatan CASN akan dipercepat, di mana CPNS harus diselesaikan paling lambat pada bulan Juni 2025, sedangkan untuk PPPK harus tuntas paling lambat pada Oktober 2025,” ungkap Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers mengenai “Pengangkatan CASN 2024” di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, Senin (17/03/2025).

    Ia menekankan pentingnya penyelesaian pengangkatan CASN agar dapat ditindaklanjuti dan dilaksanakan sesuai dengan kesiapan masing-masing kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dan instansi terkait.

    Selanjutnya, Presiden Prabowo memberikan arahan untuk segera melakukan analisis dan simulasi, dengan tetap memperhatikan kesiapan masing-masing pihak dalam memenuhi persyaratan yang ada. Hal ini bertujuan agar pengangkatan dapat dilakukan sesuai dengan jadwal terbaru yang telah ditetapkan.

    Kemudian, Hadi melanjutkan, Presiden menegaskan kepada seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk terus menjaga nilai-nilai meritokrasi dalam pelaksanaan manajemen ASN, khususnya terkait dengan proses penerimaan PPPK 2024.

    “Kebijakan ini merupakan langkah afirmasi terakhir untuk proses penerimaan PPPK tahun 2024, sehingga diharapkan pengangkatan ASN selanjutnya dilakukan melalui jalur rekrutmen normal sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan tentunya sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

    Presiden menegaskan bahwa proses ini bukan sekadar untuk menciptakan lapangan kerja, melainkan bertujuan untuk memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

    Sebelumnya, pada Jumat (7/3), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyatakan bahwa penyelesaian pengangkatan CASN 2024 memerlukan waktu karena harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati.

    “Penyesuaian jadwal pengangkatan CASN 2024 dilakukan berdasarkan kesepakatan antara pemerintah dan Komisi II DPR RI dalam rapat dengar pendapat pada Rabu, 5 Maret 2025,” ujar Rini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/3).

    Rini menyatakan bahwa data mengenai formasi, jabatan, dan penempatan perlu diselaraskan lebih lanjut. Beberapa instansi pemerintah masih memerlukan waktu untuk menyelesaikan pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).

    Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) berupaya untuk merapikan hal ini agar pengangkatan serentak Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dapat dilaksanakan pada 1 Oktober 2025, dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) — baik untuk seleksi tahap 1 maupun tahap 2 — pada 1 Maret 2026.

    Dengan mempertimbangkan hal tersebut, BKN sedang menyusun peta jalan untuk pengangkatan serentak CASN 2024 sebagai panduan bagi instansi pemerintah dan semua peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus, termasuk mereka yang saat ini masih dalam proses seleksi.

    Pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan yang memastikan bahwa anggaran untuk belanja pegawai tidak termasuk dalam anggaran yang mengalami efisiensi.

    Kementerian PANRB percaya bahwa anggaran untuk pegawai non-ASN yang tercatat dalam basis data BKN telah disiapkan oleh masing-masing instansi selama proses pengadaan PPPK tahun 2024, sesuai dengan arahan dari Menteri Dalam Negeri dan Menteri PANRB. (Red-033)