Prabowo Gelontorkan Rp 5 Triliun Untuk Serap 1 Juta Ton Jagung

    0
    90

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dukungan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk membeli jagung dari para petani. Langkah ini bertujuan untuk menjaga harga, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memastikan stabilitas pasokan nasional.

    “Ada kabar baik bagi petani jagung. Insya Allah, kami akan mengalokasikan Rp5 triliun untuk membeli 1 juta ton jagung dari seluruh Indonesia, dengan harga Rp5.500 per kilogram langsung dari petani,” kata Amran saat menghadiri panen raya jagung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Jumat (16/5).

    Amran juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, khususnya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Polri yang telah mendukung peningkatan produksi jagung nasional.

    “Hari ini, kami mewakili petani Indonesia ingin menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajarannya yang telah mendukung Kementerian Pertanian dalam mewujudkan gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia terkait komoditas jagung,” ujar Amran saat dihubungi di Jakarta.

    Polri Mendukung Program Ketahanan Pangan
    Listyo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Kami dari Polri sepenuhnya mendukung kebijakan yang ditetapkan oleh Bapak Presiden dan Bapak Mentan. Ini adalah harapan baru bagi para petani,” ungkap Listyo.

    Dia juga menjelaskan bahwa kegiatan panen jagung di Bone merupakan bagian dari panen kuartal kedua yang mencakup area seluas 474 hektare di Sulawesi Selatan, dengan puncak panen diperkirakan terjadi pada Juni 2025.

    “Hari ini, kami melaksanakan panen di Bone seluas 49,3 hektare. Selain itu, panen juga berlangsung di total 474 hektare di Sulawesi Selatan,” tambahnya.

    Rangkaian panen ini akan terus berlanjut hingga mencapai puncak pada bulan Juni sebagai bagian dari upaya untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Polri juga sedang mempersiapkan tambahan gudang yang memenuhi standar Bulog untuk mengoptimalkan penyerapan hasil jagung dari para petani.

    “Kami telah mengadakan beberapa pertemuan dengan staf dan pemangku kepentingan terkait untuk menambah kapasitas gudang, agar hasil panen dapat disimpan di gudang yang memenuhi standar Bulog,” ujar Listyo.(Red-033)