Polri, TNI dan Pemda Tangani Bentrok Maut Dua Suku di Nabire

0
107

Nabire,(Cakrayudha-hankam.com) – Bentrok antara dua suku di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah berujung maut. Dua orang meninggal terkena senjata tradisional. Informasi yang dihimpun, konflik tersebut juga menyebabkan pembakaran sejumlah rumah warga.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, personel gabungan dari Polri-TNI serta Pemerintah Daerah sedang menangani konflik horizontal tersebut.

“Atas kejadian tersebut, saat ini sedang ditangani oleh pihak keamanan, yaitu TNI/Polri dan Pemerintah Daerah,” kata Ignatius Benny Ady Prabowo, Kamis (8/6).

Ignatius menuturkan, upaya yang dilakukan aparat keamanan dengan kepala daerah adalah melakukan mediasi.

“Mediasi itu tentunya untuk mencapai titik temu antara kedua kelompok yang bertikai, sehingga dapat menghindari korban jiwa dan kerugian materi yang lebih lanjut bagi warga masyarakat di Kabupaten Nabire,” tuturnya pada awak media.

Sebagai penanggung jawab keamanan di wilayah Polda Papua, pihaknya meminta masyarakat, khususnya yang berdomisili di Kabupaten Nabire dan beberapa kabupaten yang berdekatan dengan Nabire, agar tidak melakukan aksi-aksi berlebihan, yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Pemerintah setempat dibantu aparat keamanan telah melakukan langkah cepat agar konflik tidak berkepanjangan dengan mengedepankan norma-norma adat dan agama,” ungkap Ignatius.

Polisi juga mengimbau kepada masyarakat di luar Provinsi Papua Tengah untuk tetap tenang, dan tidak mengunggah video kebakaran yang dapat memicu kemarahan warga, mengingat potensi dampak negatif dari konten video tersebut.(Red)