LAMPUNG, Cakrayudha-hankam.com – Untuk mengungkap misteri kematian dua bocah kakak beradik yang jasadnya ditemukan dalam keadaan mengenaskan di tengah kebun di Desa Batu Raja, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, polisi telah memeriksa lima orang saksi. Saksi-saksi tersebut meliputi anggota keluarga korban, tetangga, serta warga yang pertama kali menemukan jasad mereka.
Selain itu, sejumlah barang bukti telah dikumpulkan, termasuk pelaksanaan uji DNA di laboratorium forensik. Langkah ini diambil untuk mempercepat pengungkapan pelaku pembunuhan terhadap kedua korban. Diketahui bahwa sebelum ditemukan tewas pada Rabu, 14 Mei lalu, kedua bocah berusia tujuh dan empat tahun tersebut sempat berpamitan kepada orang tua mereka untuk pergi bermain.
LAMPUNG, Cakrayudha-hankam.com – Untuk mengungkap misteri kematian dua bocah kakak beradik yang jasadnya ditemukan dalam keadaan mengenaskan di tengah kebun di Desa Batu Raja, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, polisi telah memeriksa lima orang saksi. Saksi-saksi tersebut meliputi anggota keluarga korban, tetangga, serta warga yang pertama kali menemukan jasad mereka.
Selain itu, sejumlah barang bukti telah dikumpulkan, termasuk pelaksanaan uji DNA di laboratorium forensik. Langkah ini diambil untuk mempercepat pengungkapan pelaku pembunuhan terhadap kedua korban.
Diketahui, sebelum ditemukan tewas pada Rabu, 14 Mei lalu, kedua bocah berusia tujuh dan empat tahun itu sempat berpamitan kepada orang tua mereka untuk bermain. Namun, hingga sore hari mereka tidak kunjung kembali. Setelah dilakukan pencarian, keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa tergeletak di semak-semak kebun yang tidak jauh dari rumah mereka. (Red-033)

