Polda NTT Bersama Sejumlah Pihak Terus Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

    0
    95
    Polda NTT bersama berbagai instansi, organisasi, lembaga, dan komunitas melakukan aksi sosial guna meringankan beban ribuan warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Kamis (14/11/24). [Foto: tribratanews.polri.go.id]

    FLORES TIMUR, Cakrayudha-hankam.com – Kepedulian terhadap korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Kamis (14/11/2024) terus mengalir.

    Kepolisian Daerah (Polda) NTT bersama berbagai instansi, organisasi, dan komunitas melakukan aksi sosial guna meringankan beban ribuan warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana erupsi gunung tersebut.

    Saat ini, sebanyak 13.116 pengungsi tersebar di enam posko pengungsian, maing-masing di Posko Desa Konga, Posko Desa Bokang, Posko Desa Lewolaga, Posko Eputobi Desa Lewoingu, Posko Desa Kanada, dan Posko Ile Gerong. Setiap posko menyediakan pelayanan kemanusiaan yang mencakup kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

    Bantuan logistik terus mengalir dari berbagai sumber, mulai dari Kementerian Sosial (Kemensos), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), hingga organisasi sosial, alumni sekolah, dan komunitas peduli sosial.

    Bantuan tersebut meliputi sembilan bahan pokok (Sembako), makanan siap saji, masker, pakaian, kasur, selimut, serta berbagai perlengkapan dasar lainnya yang didistribusikan melalui dapur umum di setiap posko agar dapat merata.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda NTT, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Ariasandy, S.I.K., menyampaikan harapannya agar keadaan di wilayah tersebut segera pulih.

    “Kami berharap, keadaan segera pulih. Sehingga masyarakat bisa kembali ke rumah mereka dengan aman,” ungkap Kombes Pol Ariasandy.

    Selain Polda NTT, menurut Kombes Pol Ariasandy, puluhan institusi lain juga turut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Relawan dari lembaga seperti Yayasan Persekolahan Umat Katolik (Yapersuktim), Palang Merah Indonesia (PMI), gereja-gereja, komunitas mahasiswa, alumni, dan instansi pemerintah hadir untuk memberikan bantuan logistik, layanan kesehatan, dan dukungan psikososial bagi para pengungsi.

    Perlu diketahui, bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki ini berdampak pada 14 desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Ile Bura (Desa Dulipali, Desa Nobo, Desa Nurabelen, dan Desa Riang Rita) dan Kecamatan Wulanggitang (Desa Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Nawokote, Desa Waiula, Desa Ojan Detun, Desa Hewa, Desa Boru, Desa Pululera, Desa Pantai Oa, dan Desa Boru Kedang).

    Kolaborasi antara berbagai instansi di Provinsi NTT menjadi simbol nyata solidaritas dan kepedulian dalam menghadapi situasi darurat.

    Dengan dukungan berkelanjutan, Polda NTT dan mitra berharap bisa membantu mempercepat pemulihan para pengungsi hingga kondisi kembali normal. (Red-050)

    Sumber: tribratanews.polri.go.id