Polda Jatim Dalami Pemeriksaan Potongan Kerangka Manusia di Rumah Pompa Wonorejo 1

    0
    107
    Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kusnan menjelaskan penemuan 21 tulang manusia di rumah pompa Wonorejo 1, Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya. [Foto: timesindonesia.co.id]

    SURABAYA, (Cakrayudha-hankam.com) – Penemuan potongan tulang manusia di rumah pompa Wonorejo 1, Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, pada Rabu (25/9/2024) lalu, membuat geger warga masyarakat.

    Penemuan potongan tulang manusia di rumah pompa Wonorejo 1 akhirnya ditindaklanjuti oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).

    Hasil dari pemeriksaan sementara, ada kurang lebih 21 potongan kerangka manusia, dan diduga lebih dari dua tubuh manusia.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Kepala Bidang (Kabid) Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kusnan, dan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto menyampaikan hasil forensik terkait penemuan 21 potongan kerangka manusia yang diperkirakan lebih dari dua manusia.

    Lokasi penemuan tulang di rumah pompa Wonorejo 1, Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian temuan tersebut dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya. Kemudian dilakukan pemeriksaan mendalam sesuai dengan saintifik cream investigation.

    “Di situ, ditemukan kurang lebih 21 tulang, serpihan-serpihan dan diperkirakan tulang ini sudah lama dan sudah mulai rapuh. Jadi perlu pendalaman lebih lanjut untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kusnan, Jumat (27/9/2024).

    Sementara, saat ditanya terkait jenis kelamin, Kombes Pol Kusnan menyampaikan bahwa tulang tersebut sudah terlalu lama dan belum teridentifikasi.

    “Perkiraan tulang itu lebih dari 2-3 orang, dan ini karena sudah lama, bisa jadi apakah dulu bekas kuburan, atau apa kita tidak tahu ya. Oleh sebab itu, kami perlu pendalaman lebih lanjut,” jelasnya.

    Isi dari tulang sudah kosong, ini menandakan tulang tersebut sudah terkubur lama. Namun, tidak dijelaskan berapa lama tulang itu terkubur.

    “Tulang ini sangat lama sekali, sampai isinya saja sudah kosong, isi tulangnya. Saya sudah melakukan pemeriksaan juga, melihat langsung. Jadi yang saya sampaikan ini, saya juga ikut memeriksa langsung, tapi ada ahlinya di situ, ahli forensik, ahli DVI dibidang gigi juga kita libatkan,” imbuh Kombes Pol Kusnan.

    Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menambahkan, penemuan potongan tulang manusia ini masih dalam pendalaman, tentunya Polrestabes Surabaya bekerja dengan keras, termasuk Polda Jatim.

    “Untuk terus melakukan upaya-upaya penyelidikan lebih lanjut, terkait dengan saksi-saksi pasti nanti akan kita lakukan pemeriksaan, terutama yang pertama kali menemukan,” ucap Kombes Pol Dirmanto. (**)

     

    Sumber:  timesindonesia.co.id