Peringati Hati Bumi dan Gema SETAON Kemenag

    0
    112

    Siswa Guru dan Pegawai MIN 2 Mojokerto Tanam Pohon Matoa

     

    MOJOKERTO, Cakrayudha-hankam.com – Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada Selasa, 22 April 2025, MIN 2 Mojokerto melaksanakan aksi penanaman pohon sebagai bagian dari Gerakan Menanam Sejuta Pohon (GEMA SETAON) yang diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag). Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, guru, dan pegawai MIN 2 Mojokerto, dengan fokus pada penanaman pohon Matoa, salah satu spesies asli Indonesia yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang tinggi.

    Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala MIN 2 Mojokerto, Bapak Saichul Adenan, S.Pd.I., M.Pd.I., yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai ungkapan syukur atas karunia Allah SWT. “Menanam pohon bukan sekadar aksi simbolis, tetapi juga merupakan bagian dari ibadah kita dalam menjaga bumi untuk generasi mendatang,” ujarnya.

    Kegiatan dimulai dengan edukasi mengenai manfaat pohon Matoa, yang dikenal sebagai “buah khas Papua,” namun dapat tumbuh dengan baik di Jawa Timur. Para siswa menunjukkan antusiasme saat mendengarkan penjelasan tentang cara menanam dan merawat pohon ini. Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama menanam puluhan bibit Matoa di lingkungan sekolah dan area sekitar madrasah.

    Selain penanaman pohon, acara juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi bertema lingkungan oleh perwakilan siswa serta pameran poster yang menampilkan karya siswa tentang pentingnya menjaga bumi. “Kami ingin siswa tidak hanya menanam, tetapi juga memahami bahwa setiap pohon yang tumbuh akan memberikan manfaat bagi makhluk hidup,” ungkap Purwandik, S.Pd.I., koordinator kegiatan.

    Gerakan ini sejalan dengan instruksi Kementerian Agama yang mendorong madrasah untuk menjadi pelopor dalam aksi pelestarian alam. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya berakhir pada Hari Bumi, tetapi menjadi langkah awal dari komitmen berkelanjutan MIN 2 Mojokerto dalam menjaga lingkungan. (Red-033)