Peringati Hari Jadi, Resimen Yudha Putra XIII Surabaya Gelar Latbak Jatri dan Jaring Bibit Atlet Tembak

0
32

SURABAYA || Cakrayudha_hankam.com — Dalam rangka memperingati hari jadi Korp Yudha Putra Resimen XIII Surabaya, personel Korp Yudha Putra bersama Cakra Yudha hankam Surabaya mengikuti kegiatan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbak Jatri), pada Minggu (30/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan anggota untuk memelihara, mengasah, dan meningkatkan kemampuan dasar, sekaligus menjaring bibit atlet menembak yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

Pelaksanaan latihan dilakukan dengan mengedepankan kedisiplinan, ketertiban, keselamatan, serta pengawasan dari penyelenggara kegiatan.

Komandan Kodiklat Resimen Yudha Putra, Supriyadi, mengatakan seluruh anggota Korp Yudha Putra Resimen XIII Surabaya wajib mengikuti latihan menembak senjata ringan sebagai bagian dari pembinaan kemampuan anggota.

Dalam kegiatan tersebut, Resimen Yudha Putra XIII Surabaya menggandeng Cakra Yudha Hankam Surabaya untuk melaksanakan latihan menembak bersama.

“Kegiatan latihan menembak dilaksanakan untuk memelihara, mengasah, dan meningkatkan kemampuan dasar serta menjaring atlet,” ujar Supriyadi, pada Minggu (30/8/2026).

Supriyadi menjelaskan bahwa latihan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan kemampuan anggota, tetapi juga menjadi bagian dari proses pencarian bibit atlet menembak yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Selain menjaring atlet terbaik, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati hari jadi Korp Resimen Yudha Putra. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan dengan pengawasan ketat dari penyelenggara,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan Supriyadi, materi latihan yang diberikan mencakup latihan menggunakan senjata SS-1 pada jarak 100 meter dengan sikap tiarap tanpa sandaran.

Sedangkan untuk kategori senjata laras pendek, peserta menggunakan pistol jenis F1 pada jarak 15 meter dengan sikap berdiri menggunakan kedua tangan.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dalam pengawasan penyelenggara dengan memperhatikan prosedur keselamatan dan ketentuan yang berlaku.

Pimpinan Cakra Yudha Hankam, Anton Hartono, menegaskan bahwa latihan menembak harus ditempatkan sebagai bagian dari pembinaan disiplin, olahraga, peningkatan kemampuan, dan pembentukan karakter anggota.

Menurut Anton, kemampuan menembak tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis, tetapi juga menyangkut tanggung jawab, pengendalian diri, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, kedisiplinan, serta sportivitas.

“Kami mendukung kegiatan latihan menembak yang dilaksanakan secara tertib, disiplin, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yang paling utama adalah keselamatan peserta, kepatuhan terhadap prosedur, serta tidak menyalahgunakan kemampuan maupun fasilitas yang digunakan dalam latihan,” tegas Anton Hartono.

Ia menambahkan, peringatan hari jadi Korp Yudha Putra Resimen XIII Surabaya mampu menjadi momentum mempererat soliditas sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet menembak yang berprestasi.

“Kalau memang ada potensi atlet dari anggota, harus dibina secara serius dan profesional. Prestasi harus lahir dari latihan yang disiplin, bukan sekadar mengejar kemenangan. Kami ingin semangat kebersamaan, sportivitas dan integritas tetap menjadi landasan utama,” ujarnya.

Anton juga mengingatkan bahwa kegiatan yang melibatkan penggunaan senjata membawa tanggung jawab besar. Karena itu, seluruh peserta wajib mematuhi arahan penyelenggara, prosedur keselamatan, serta ketentuan hukum yang berlaku.

“Cakra Yudha Hankam akan selalu mengedepankan prinsip Tajam, Tegas, Berintegritas. Setiap kegiatan harus memberikan manfaat positif bagi anggota dan masyarakat serta dilaksanakan secara bertanggung jawab,” pungkasnya.

Kegiatan Latbak Jatri tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, kedisiplinan, sportivitas, serta pembinaan prestasi di lingkungan Korp Yudha Putra Resimen XIII Surabaya.

Pembinaan atlet secara berkelanjutan juga diharapkan mampu memberikan ruang bagi anggota yang memiliki potensi untuk berkembang melalui proses latihan yang terukur dan profesional.

Cakra Yudha Hankam menilai bahwa setiap kegiatan olahraga menembak harus senantiasa mengedepankan keselamatan, disiplin, tanggung jawab, sportivitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, peringatan hari jadi tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga dapat memberikan nilai positif melalui pembinaan sumber daya manusia dan pengembangan prestasi olahraga.(red)

CAKRA YUDHA HANKAM
Tajam, Tegas, Berintegritas