Peringatan Hari Puputan Margarana ke-79: Mengenang Semangat Perjuangan Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai

0
1018

Tabanan, Bali — Cakrayudha-hankam.com – Peringatan Hari Puputan Margarana ke-79 digelar dengan khidmat di Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana. Acara ini dihadiri sekitar 700 peserta yang berasal dari berbagai wilayah kabupaten di Provinsi Bali. Sejumlah unsur Forkopimda, organisasi masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta tamu undangan dari berbagai daerah turut hadir untuk mengenang puncak perjuangan rakyat Bali di bawah kepemimpinan Pahlawan Nasional Letkol I Gusti Ngurah Rai bersama pasukan Ciung Wanara pada tahun 1946 melawan Belanda, Kamis (20/11/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Puputan Margarana merupakan simbol keteguhan perjuangan rakyat Bali dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Tujuh puluh sembilan tahun silam, perjuangan heroik melawan penjajah Belanda terjadi di Margarana. Puputan Margarana bukan sekadar pertempuran, melainkan pernyataan tegas bahwa kemerdekaan Indonesia diperjuangkan dengan darah dan pengorbanan. Di bawah kepemimpinan Letkol I Gusti Ngurah Rai, pasukan Ciung Wanara mewariskan nilai keberanian, integritas, dan pengabdian total demi tegaknya kedaulatan bangsa,” ujar Koster.

Gubernur Koster juga menegaskan kembali besarnya pengorbanan para pejuang dalam peristiwa tersebut.

“Dengan tekad pantang menyerah hingga akhir hayat, sebanyak 96 pejuang Ciung Wanara gugur dalam Puputan Margarana melawan pasukan NICA/Belanda. Sementara di pihak Belanda, diperkirakan sekitar 350 serdadu tewas. Puputan merupakan bentuk perjuangan habis-habisan demi martabat bangsa. Peringatan ini setiap tahun diselenggarakan sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan sekaligus teladan untuk membangkitkan semangat patriotisme generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia,” jelasnya.

Menutup sambutan, Koster mengajak seluruh masyarakat Bali untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi dan penguat solidaritas.

“Momentum historis ini harus membuat generasi penerus semakin solid. Kita bersama-sama mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Bali. Dengan semangat Puputan Margarana, mari kita bergerak menuju Bali yang maju dan bermartabat,” pungkasnya. (YMK)