Pergantian Wakapolda Jatim, Apa Dampaknya bagi Pasuruan?

0
22

JAWA TIMUR || Cakrayudha_hankam.com — Kombes Pol Feri Handoko Soenarso resmi menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Timur, menggantikan Kombes Pol Arif Bastari. Pelantikan dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono di Mapolda Jawa Timur, Surabaya.

Pergantian pejabat di tingkat Polda menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, pengawasan, dan pelaksanaan tugas kepolisian, termasuk di wilayah Pasuruan. Fokusnya mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo menilai, perubahan kepemimpinan di tubuh Polri perlu diikuti dengan penguatan program yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, kedekatan polisi dengan masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kepercayaan publik. Semangat Polri bersama masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui pelayanan yang responsif, komunikasi terbuka, serta kehadiran personel kepolisian dalam menjawab persoalan warga.

Bagi masyarakat Pasuruan, ukuran keberhasilan kepemimpinan baru bukan semata-mata pergantian pejabat, melainkan dampak nyata yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari: lingkungan yang aman, pelayanan yang mudah diakses, penanganan laporan yang profesional, dan penegakan hukum tanpa diskriminasi.

Meski demikian, dampak konkret pergantian Wakapolda terhadap wilayah Pasuruan masih bergantung pada kebijakan, prioritas, dan program yang diterapkan Polda Jatim bersama jajaran kepolisian setempat.

Publik kini menanti konsistensi pelaksanaan program tersebut, agar semangat Polri bersama masyarakat benar-benar hadir dalam bentuk pelayanan dan perlindungan yang dirasakan warga. (Redaksi/RMT)