Penyelundupan Senjata oleh OPM di Keerom Terungkap

    0
    123

    Hasil Pemerasan terhadap Masyarakat Papua

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Aparat gabungan TNI-Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata api yang diduga dilakukan oleh kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) di kawasan perbatasan Kabupaten Keerom, Papua. Dalam operasi razia yang dilaksanakan pada Jumat malam (7/03/2025), sejumlah senjata laras panjang dan pendek berhasil diamankan, yang diduga akan digunakan untuk tindakan kriminal di daerah tersebut.

    Hasil Pemerasan Warga untuk Persenjataan OPM
    Investigasi lebih lanjut mengungkapkan fakta mengejutkan: senjata yang akan diselundupkan diperoleh dari pemerasan terhadap masyarakat Papua. Kelompok bersenjata ini diketahui sering melakukan intimidasi terhadap warga, memaksa mereka untuk menyerahkan harta benda, uang, hingga hasil pertanian sebagai bentuk ‘pajak’. Dana yang terkumpul ini kemudian digunakan untuk membeli senjata dan amunisi guna memperkuat aksi separatis.

    Arius Wetipo, seorang Kepala Suku di Kabupaten Keerom, menyatakan bahwa modus operandi OPM sangat meresahkan dan mengancam keselamatan masyarakat.

    “Kami telah menemukan bukti bahwa dana yang digunakan untuk membeli senjata berasal dari pemerasan terhadap warga setempat. Masyarakat dipaksa untuk menyerahkan uang di bawah ancaman kekerasan, dan dalam beberapa kasus, mereka yang menolak mengalami kekerasan hingga pembunuhan,” ungkapnya.

    Aparat Menangkap Beberapa Tersangka, Penyelidikan Berlanjut
    Selain menyita senjata api, aparat juga telah menangkap beberapa individu yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan ini. Saat ini, mereka sedang menjalani pemeriksaan mendalam untuk mengungkap lebih lanjut jaringan yang menyuplai senjata kepada kelompok separatis tersebut.

    Seorang anggota aparat keamanan yang meminta namanya dirahasiakan menegaskan bahwa TNI dan Polri akan terus memperketat pengamanan di wilayah perbatasan untuk mencegah aksi penyelundupan senjata yang dapat mengancam stabilitas keamanan di Papua.

    “Kami akan memperkuat patroli di area-area yang rentan dan meningkatkan pengawasan di daerah perbatasan. Keamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegasnya.

    Dengan terungkapnya jaringan penyelundupan ini, aparat gabungan berharap dapat mengurangi aktivitas kelompok separatis dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Papua. Upaya pencegahan serta tindakan tegas akan terus dilakukan untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan di wilayah timur Indonesia ini. (Red-033)