Peneliti BRIN Temukan Spesies Baru Katak Pohon di Sulawesi

    0
    69

    CIBINONG, Cakrayudha-hankam.com – Peneliti dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah berhasil mengidentifikasi spesies baru katak pohon dari genus Rhacophorus. Spesies ini dinamakan Rhacophorus boeadii sebagai penghormatan kepada mendiang Drs. Boeadi, seorang naturalis dan ilmuwan dari Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam bidang zoologi dan konservasi satwa herpetofauna di Indonesia.

    Katak ini memiliki ukuran sedang, dengan panjang tubuh jantan sekitar 40-45 mm dan betina 48-54 mm. Ciri khas lainnya meliputi moncong jantan yang miring, kulit punggung yang kasar dengan bintik putih, serta pola bercak putih di sisi tubuh, seperti yang dijelaskan oleh Amir Hamidy, peneliti Herpetologi BRIN, di Cibinong pada 11 Juni 2025. Penemuan ini merupakan hasil dari survei intensif yang dilakukan antara tahun 2016 hingga 2019 di kawasan Gunung Katopasa, Sulawesi Tengah, dan Gunung Gandang Dewata, Sulawesi Barat.

    Analisis morfologi, genetika, dan suara panggilan jantan menunjukkan bahwa spesimen ini merupakan spesies yang belum pernah dideskripsikan sebelumnya. Pulau Sulawesi, yang terletak di kawasan Wallacea, dikenal sebagai hotspot keanekaragaman hayati dengan tingkat endemisme yang tinggi, terutama di kalangan amfibi. Namun, sayangnya, tekanan terhadap habitat alami semakin meningkat, menjadi ancaman serius bagi kelangsungan spesies endemik. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional Zootaxa (5569 (2): 201–230) dan menjadi referensi penting dalam studi taksonomi serta konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia. (Red-033)