Pencarian Jenazah Bocah 6 Tahun Tenggelam Sempat Terkendala Buaya

    0
    85

    SANGATTA, Cakrayudha-hankam.com – Sebuah tragedi menimpa seorang bocah berusia sekitar 6 tahun yang tenggelam di Sungai Teletubbies, Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.

    Peristiwa nahas ini terjadi pada sore hari, Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 16.00 Wita. Seorang pemancing yang berada sekitar 100 meter dari lokasi kejadian melihat tiga anak sedang bermain air di Sungai Kabo Jaya, Bukit Teletubbies Sangatta.

    “Menurut keterangan saksi, saat mereka sedang mandi, teman-teman korban berteriak meminta tolong. Tak lama setelah itu, saksi mendatangi lokasi dan melihat anak-anak dalam keadaan panik. Dia segera memberi tahu rekannya yang sedang memancing bahwa ada anak yang tenggelam,” ungkap M. Naim, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, pada Senin (12/5/2025).

    Akhirnya, teman pemancing tersebut mengajak warga setempat untuk bersama-sama melakukan pencarian di Sungai Kabo Jaya, yang saat itu memiliki kedalaman dan air yang keruh.

    Selain itu, cuaca yang buruk dan kekhawatiran akan serangan buaya menjadi hambatan dalam proses pencarian.

    “Hari ini, kendala yang kami hadapi adalah hujan, sehingga kondisi tidak mendukung. Kita semua tahu bahwa Sungai Sangatta adalah habitat buaya, jadi saya mengingatkan teman-teman untuk sangat berhati-hati dan tidak turun ke air,” ungkap Koordinator Pos SAR Sangatta, Aurelius Godja, pada Senin (12/5/2025).

    Pencarian dihentikan sekitar pukul 11.00 Wita setelah korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polres Kutai Timur, Polsek Sangatta Utara, Disdamkartan Kutim, BPBD Kutim, Laskar Kebangkitan Kutai (LKK), PMI Kutai Timur, Federasi Arung Jeram, Komcad Sangatta, Rescue PT KPC, PT Pamapersada, PT BAS, serta masyarakat setempat.

    “Tim SAR Gabungan, khususnya rekan-rekan dari tim penyelamat PT KPC di sekitar pabrik tahu Pro Desa, yang menemukan korban,” kata Aurelius Godja, Koordinator Pos SAR Sangatta. Sebelumnya, mereka menerapkan metode pancing dan pencarian di permukaan untuk menemukan jasad korban yang tenggelam di Sungai Teletubbies Sangatta.

    Pencarian di permukaan Sungai Teletubbies Sangatta dilakukan oleh 3 hingga 4 tim dari Tim SAR Gabungan, yang akhirnya berhasil menemukan jasad korban dalam posisi telungkup.

    Setelah itu, jasad korban diangkat dan dimasukkan ke dalam kantung jenazah sebelum dievakuasi ke daratan. “Jasad korban dalam kondisi baik, tanpa goresan atau luka, sehingga tidak ada indikasi bahwa ia digigit atau diseret oleh buaya. Jadi, penyebabnya murni tenggelam,” jelasnya.(Red-033)