Pasukan Korps Marinir TNI AL Bersama Tiga Negara Hadapi Musuh Pertempuran di Hawaii

    0
    138
    Korps Marinir TNI AL bersama tiga negara saat menghadapi musuh dalam pertempuran di Hawaii. Ini adalah Latihan Bersama (Latma) Multilateral Rim of The Pacific (Rimpac) 2024. [Foto: Dispen AL]

    HAWAII, (Cakrayudha-hankam.com) – Pasukan Korps Marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang tergabung dalam Latihan Bersama (Latma) Multilateral Rim of The Pacific (Rimpac) 2024, melaksanakan latihan bersama pada tahap Force Integration Training (FIT) Phase, berkolaborasi dengan tiga negara.

    Tiga negara yang tergabung dalam Latma Multilateral Rimpac 2024 bersama Korps Marinir TNI AL itu, masing-masing dari tuan rumah US Marines, Chile, dan Sri Lanka. Pasukan militer empat negara tersebut, akhirnya  berhasil merebut dan menguasai kota kecil yang berada di Marines Corps Training Area Bellows (MCTAB) Amerika Serikat, Sabtu (14/7/2024).

    FIT Phase of Rimpac 2024 merupakan tahap lanjutan, yang sebelumnya telah dilaksanakan latihan pada tahap Harbour Phase, pada tahap latihan ini mengintegrasikan antara pasukan Marinir dan unsur udara yang dirangkai dari tahap Tactical Floor Game (TFG), Assault Support atau Mobile Udara (Mobud), dan diselesaikan dengan Military Operations on Urban Terrain (MOUT).

    Tahap ini merupakan latihan lanjutan sebelum masuk ke tahap akhir yaitu tahap Tactical Phase yang merupakan puncak latihan dari Latma Multilateral Rimpac 2024.

    Komandan Unsur Tugas (Dan UT) Korps Marinir TNI AL Mayor Mar Lukman Susanto menyampaikan, latihan gabungan ini dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut yang bertujuan membangun hubungan kerja sama multilateral guna meningkatkan interoperabilitas dan kemahiran.

    “Prajurit marinir yang mengikuti latihan gabungan ini, juga melakukan pertukaran pengetahuan dalam hal taktik, dan strategi. Termasuk, persenjataan serta Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) tiap negara peserta guna memperkuat komitmen bersama, juga berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pacific,” kata Mayor Mar Lukman Susanto.

    Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan bahwa setiap Prajurit Jalasena Samudera harus selalu berlatih dengan sigap serta mewujudkan peran diplomasi di kancah internasional. (Dispen AL)