PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Isu ratusan warga Intan Jaya mengungsi akibat konflik bersenjata di Sugapa dipastikan hoax. Narasi itu disebut sebagai propaganda Organisasi Papua Merdeka (OPM) setelah kehilangan sejumlah tokohnya dalam operasi TNI Koops Habema pada 11–12 Agustus 2025.
Fakta di lapangan menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Pasar, sekolah, rumah ibadah, hingga fasilitas umum berfungsi seperti biasa. Bahkan, peringatan HUT ke-80 RI di Intan Jaya dan Papua Pegunungan berlangsung aman, lancar, serta dihadiri tokoh adat, agama, pelajar, dan masyarakat tanpa gangguan keamanan.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan isu pengungsian massal merupakan propaganda OPM untuk memutarbalikkan fakta. Ia menegaskan TNI melaksanakan operasi secara profesional, terukur, dan mengutamakan perlindungan warga sipil, sekaligus membuka peluang bagi anggota OPM yang ingin kembali ke NKRI untuk bersama membangun Papua.(Puspen TNI/Red-033)

