Pantang Menyerah Dalam Misi Kemanusiaan, Tim Penyelam Koarmada II Temukan Lagi Lima Korban KM Virgo Transport 8

0
28

Banjarmasin || Cakrayudha_hankam.com – Semangat pantang menyerah terus ditunjukkan Tim Penyelam TNI AL yang terdiri dari prajurit Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) serta Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II, yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan bersama Tim Penyelam Basarnas Special Group (BSG) dalam operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8.

Upaya pencarian yang terus dilakukan membuahkan hasil dengan ditemukannya kembali lima jenazah korban dihari ke-16 operasi SAR Gabungan pada Senin (28/9).

Kelima korban yang ditemukan terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Tim penyelam gabungan berhasil menemukan korban di bagian lambung kanan buritan, tepatnya pada Deck Ekonomi KM Virgo Transport 8.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi kapal serta situasi bawah laut untuk menjaga keselamatan personel yang melaksanakan tugas.

Selain melaksanakan evakuasi korban, Tim Penyelam Gabungan juga mengeluarkan sejumlah barang dari dalam ruangan KM Virgo Transport 8 seperti kasur, bantal, guling, almari, dan swimvest. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara bertahap dan terbagi dalam lima gelombang guna memastikan proses pencarian, evakuasi korban, serta pengambilan barang berjalan dengan aman, tertib, dan efektif.

Dari Kelima jenazah yang ditemukan, selanjutnya empat jenazah dievakuasi menuju KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk dibawa menggunakan helikopter panther HS-1311 menuju Banjarmasin guna proses identifikasi dan satu jenazah dievakuasi menuju KN Purworejo.

Di tempat terpisah, Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa dalam operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8, selain KRI GNR-332, TNI AL juga mengerahkan KRI Spica-934, serta penambahan dua kapal perang unsur Satkor Koarmada II yakni KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan KRI Bung Hatta-370.

“Hal ini merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Laut melalui Koarmada II dalam menjalankan tugas kemanusiaan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan mengerahkan kemampuan personel penyelam yang profesional dan terlatih, serta unsur kapal perang TNI AL terus hadir untuk membantu proses penanganan musibah hingga seluruh upaya dapat dilaksanakan secara maksimal,” jelas Pangkoarmada II.

(Pen/2/red-051)