Surabaya || Cakrayudha_hankam.com – Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., menghadiri Press Conference keberhasilan TNI Angkatan Laut dalam menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal, penyelewengan pupuk bersubsidi, serta minuman keras (miras) di wilayah kerja Kodaeral V. Kegiatan dipimpin Pangkoarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., bertempat di GSG Mako Kodaeral V, Surabaya, Selasa (22/9).

Keberhasilan tersebut merupakan hasil pengembangan dan pengawasan jajaran Kodaeral V. Denintel Kodaeral V berhasil menggagalkan pengiriman miras jenis moke dari Nusa Tenggara Timur menuju Surabaya melalui Dermaga Jamrud Selatan.
Petugas mengamankan sejumlah miras dalam berbagai kemasan dengan jumlah 38 botol ukuran 600 ml, 30 botol ukuran 1,5 liter, 16 jerigen ukuran 5 liter, dan 19 jerigen ukuran 30 liter, beserta satu kendaraan dan pihak yang membawa muatan tersebut.
Dalam pengungkapan lainnya, Denintel Kodaeral V bersama unsur satuan intelijen dan Denpom Lanal Batuporon berhasil menggagalkan pengiriman rokok ilegal dan pupuk bersubsidi tanpa dokumen di wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebanyak 1.429.580 batang rokok dari berbagai merek serta 180 karung pupuk bersubsidi dengan total berat 9 ton berhasil diamankan.
Berdasarkan perhitungan awal, penggagalan pengiriman rokok ilegal dan pupuk bersubsidi tersebut berhasil mencegah potensi kerugian negara sekitar Rp1,81 miliar. Nilai tersebut masih merupakan perkiraan sementara dan akan melalui proses verifikasi serta pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Keberhasilan ini menjadi wujud komitmen TNI AL dalam melaksanakan penegakan hukum dan pengamanan wilayah sekaligus menjaga tata niaga serta melindungi kepentingan masyarakat dan negara.
Kehadiran Pangkoarmada II dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan sinergi jajaran TNI AL dalam mendukung upaya pemberantasan berbagai aktivitas ilegal yang merugikan negara.
(Pen/2/red-051)

