Pangkoarmada II Hadiri First Steel Cutting Kapal Selam Scorpene, Tonggak Baru Modernisasi Kekuatan Bawah Laut TNI AL

0
15

Surabaya || Cakrayudha_hankam.com – Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., menghadiri Ceremony of First Steel Cutting Scorpene Republik Indonesia #1 W000309 yang digelar di PT PAL Indonesia, Ujung, Surabaya, Jumat (7/8).

Kegiatan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan fisik kapal selam Scorpene sebagai bagian dari upaya modernisasi alutsista strategis TNI Angkatan Laut.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E., para Asisten Kasal, para Pejabat Utama Koarmada II, serta para Komandan dan Kepala Satuan Kerja Koarmada II.

Prosesi first steel cutting merupakan tahapan penting dalam realisasi kerja sama strategis pembangunan kapal selam Scorpene antara PT PAL Indonesia dengan Naval Group Prancis, sekaligus memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di bidang pertahanan.

Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa modernisasi alutsista strategis merupakan kebutuhan yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan kapal selam Scorpene menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut, sekaligus menandai dimulainya pembangunan fisik kapal selam yang diharapkan mampu memperkuat kemampuan pertahanan bawah laut TNI Angkatan Laut.

Lebih lanjut, Kasal menyampaikan bahwa pembangunan kapal selam Scorpene tidak hanya berorientasi pada peningkatan kekuatan pertahanan nasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan kemandirian industri pertahanan Indonesia.

Melalui kerja sama dengan Naval Group Prancis, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan penguasaan teknologi, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, serta memperkuat kemampuan rancang bangun dan pemeliharaan kapal selam di dalam negeri.

Pembangunan kapal selam Scorpene diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kapabilitas pertahanan nasional sekaligus mendorong terwujudnya industri pertahanan yang mandiri, maju, dan berdaya saing.

Kehadiran Pangkoarmada II dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan Koarmada II terhadap setiap langkah strategis TNI Angkatan Laut dalam mewujudkan kekuatan maritim yang modern dan profesional guna menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Pen/2/red-051)