Pangdam I/BB Dilempari Batu Saat Bongkar Diskotek

0
174
DILINDUNGI ANGGOTA - Momen Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Rio Firdianto dilindungi ajudannya menggunakan tameng bertuliskan 'Polisi' agar terhindar dari hujan batu ormas yang menolak perobohan markas GRIB Jaya di Desa Namorubejulu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (14/8/2025).

DELI SERDANG, Cakrayudha-hankam.com – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Rio Firdianto mendapat lemparan batu saat turun langsung mengawal pembongkaran Diskotek Marcopolo di Jalan Sei Petani, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (14/8/2025).

Kericuhan terjadi ketika Gubernur Sumut Bobby Nasution memerintahkan alat berat merobohkan bangunan diskotek yang juga dijadikan markas Ormas GRIB Sumut. Massa ormas melakukan perlawanan dengan melempari aparat dan pejabat yang hadir, termasuk Gubernur dan Pangdam.

Aparat TNI-Polri segera membentuk barisan pelindung dengan tameng. Pangdam sempat dievakuasi menjauh dari titik kericuhan untuk menghindari hujan batu. Massa akhirnya berhasil dipukul mundur dan pembongkaran tetap dilanjutkan.

Turut hadir dalam operasi ini Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan, Kajati Sumut Harli Siregar, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, serta Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga Panjaitan.

Pemprov Sumut memastikan pembongkaran dilakukan karena Diskotek Marcopolo tidak memiliki izin bangunan. Selain itu, aparat menemukan peralatan DJ dan indikasi penyalahgunaan narkoba. “Kami tindaklanjuti keresahan masyarakat. Tidak ada izin bangunan, dan informasi ada transaksi narkoba di lokasi,” tegas Gubernur Bobby.

Sementara itu, pihak GRIB membantah lokasi tersebut digunakan sebagai diskotek. Mereka menyebut bangunan hanya dipakai sebagai kantor organisasi dan meminta pemerintah berlaku adil dalam penertiban bangunan liar.(Red-033)