OPM Kembali Tembak 2 Warga Sipil Pekerja Bangunan Gereja

    0
    51

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Telah terjadi insiden penembakan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap dua tukang bangunan di Kompleks Gereja GKI Immanuel Air Garam, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu (4/6/2025) sekitar pukul 08.00 WIT.

    Kedua korban, Rahmat Hidayat (45 tahun) dan Saepudin (39 tahun), adalah pekerja yang sedang melakukan pengecatan di gereja tersebut. Keduanya meninggal dunia akibat luka tembak yang diderita. Jenazah mereka telah dievakuasi ke RSUD Wamena.

    Aksi penembakan ini dilakukan oleh kelompok OPM yang aktif di wilayah pegunungan Jayawijaya, khususnya di sekitar Distrik Asotipo. Setelah melaksanakan aksinya, para pelaku melarikan diri dengan cara yang sangat pengecut ke arah pegunungan.

    TNI menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden ini dan mengecam keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak bersenjata, apalagi dalam rangka pembangunan gereja. Tindakan tersebut tidak hanya mencederai rasa kemanusiaan, tetapi juga menjadi ancaman nyata terhadap upaya pembangunan dan pelayanan peribadatan masyarakat di wilayah Papua.

    Dalam keterangannya di Mabes TNI Cilangkap, Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mengungkapkan bahwa tindakan ini mencerminkan upaya kelompok separatis bersenjata (OPM) untuk menimbulkan ketakutan dan menghalangi pembangunan fasilitas umum serta tempat ibadah di daerah pegunungan Papua. TNI, bersama pemerintah daerah, akan terus meningkatkan pengamanan dan melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.

    “Ini adalah serangan terhadap kemanusiaan dan perdamaian. Menyerang pekerja sipil yang sedang membangun rumah ibadah adalah tindakan keji yang tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun. Kami sangat mengecam tindakan biadab ini dan memastikan bahwa aparat keamanan akan terus mengejar pelaku serta mengambil langkah tegas untuk melindungi keselamatan warga,” tegas Kapuspen TNI.

    TNI berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat Papua dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung proses pembangunan. (Puspen TNI/Red-033)