MKD Akan Beberkan 82 Nama Anggota DPR Main Judi Online ke Publik

    0
    155
    Wakil Ketua Komisi III DPR, Pangeran Khairul Saleh mengatakan MKD berjanji akan membeberkan ke publik 82 nama anggota DPR yang terlibat dan bermain judi online. [Foto: tribunnews.com]

    JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memastikan akan membeberkan ke publik nama-nama anggota DPR yang terlibat dan bermain judi online.

    Berdasar temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diketahui ada 82 nama anggota DPR yang ikut main judi online dan sudah dikantongi MKD.

    “Diungkaplah, nanti MKD yang proses,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh, di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN), Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2024).

    Pangeran Khairul Saleh mengakui, dirinya belum mengetahui nama-nama anggota DPR yang ikut main judi online.

    Menurut dia, dalam waktu dekat PPATK akan menyerahkan nama-nama tersebut ke MKD DPR dan Komisi III DPR.

    “Ada 82 orang anggota DPR yang terlibat judi online. Mereka itu nanti akan oleh PPATK mungkin beberapa hari ini akan disampaikan, siapa yang diduga kepada Komisi III maupun ke MKD. Nah, MKD akan memroses yang terlibat 82 orang ini,” tandasnya.

    Pangeran Khairul Saleh menyayangkan adanya 82 anggota dewan yang terlibat judi online. Baginya, hal tersebut merupakan suatu tindakan keterlaluan dan memalukan serta mencoreng citra DPR.

    “Judi ini kan penyakit masyarakat. Tetapi kalau anggota dewan yang terlibat, itu keterlaluan juga,” kata Pangeran Khairul Saleh.

    Sebelumnya, PPATK menemukan lebih dari 1.000 anggota DPR dan DPRD terlibat dalam permainan judi online.

    Hal itu diungkapkan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/6/2024).

    Ivan mengatakan, pihaknya akan menyerahkan nama-nama anggota DPR yang terlibat judi online kepada Komisi III DPR dan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR untuk ditindaklanjuti.

    Selain anggota DPR, ada juga pegawai di kesetjenan DPR ikut bermain judi online.

    Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menantang PPATK menunjuk hidung anggota DPR RI yang terlibat judi online.

    Tantangan itu, dilontarkan Ahmad Sahroni usai Ketua PPATK mengungkapkan ada 1.000 anggota legislatif baik di DPR dan DPRD yang terlibat judi online.

    Mendengar hal itu, Ahmad Sahroni pada Kamis (27/6/2024) menantang PPATK untuk membuktikan tudingan tersebut.

    Apabila sudah terbukti, kata Ahmad Sahroni, maka PPATK wajib mengungkap nama-nama anggota DPR RI dan DPRD yang terlibat judi online.

    “Dan kalau sudah firm, harus diungkap semuanya, sebut nama-namanya biar publik tahu,” kata Sahroni, seraya meminta agar PPATK juga segera melakukan tindakan konkret ketika semua bukti-bukti telah terkumpul. PPTK harus langsung blokir semua rekening yang terlibat.

    Hal ini, kata Sahroni, bisa menjadi contoh tegas bahwa negara betul-betul serius memberantas judi online tanpa pandang bulu.

    “Lagian, instruksi Pak Presiden juga sudah clear kok, tidak ada kompromi terhadap judi online. Mau itu yang mengoperasikan, hingga yang sekedar bermain,” ujar politikus Partai NasDem itu.

    Sebab, Sahroni menilai, segala tindakan yang menyepelekan, pastinya akan memperlambat gerak pemberantasan judi online.

    “Kita ingin kebiasaan jahat yang telah merugikan negara ini segera diberantas. Capek lihat triliunan uang negara mengalir ke luar. Jadi jangan anggap remeh tiap temuan, sikat saja semua,” pungkasnya.

    Sebelumnya, di hadapan rapat Komisi III DPR RI, Ivan Yustiavandana blak-blakan mengungkapkan temuan PPATK terkait judi online.

    Bahkan PPATK berhasil memetakan kalangan profesi yang terjerat judi online. Makin fantastisnya, PPATK mendata ada 1.000 anggota legislatif baik di pusat dan daerah terjerat judi online. Bahkan data yang didapat, transaksi deposit apabila dikalkulasikan mencapai Rp25 miliar. (**)

     

    Sumber: wartakota.tribunnews.com