Menuju Industri 4.0, RI Masih Kekurangan 500.000 Talenta Digital per Tahun

    0
    66

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid mengungkapkan, keamanan siber masih menjadi tantangan, di mana selama periode 2020-2021 tercatat peningkatan cyber threat sebesar +231 persen.

    Dia menjelaskan, di bidang sumber daya manusia, Indonesia masih kekurangan 400 ribu hingga 500 ribu talenta digital per tahunnya. Padahal tahun 2030 diperkirakan kebutuhan talenta digital Indonesia akan mencapai 9 juta orang.

    “Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, automasi dan digitalisasi Indonesia, hal ini semakin meningkatkan pentingnya kolaborasi strategis antara pengusaha dengan seluruh stakeholder untuk memastikan industri 4.0 Indonesia,” ujar Arsjad dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kadin bidang Kominfo, Jakarta, Senin (19/6).

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Yukki Nugrahawan mengatakan teknologi digital sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari dan terus tumbuh.

    Pertumbuhan ini didukung oleh jumlah usia produktif di Indonesian dan penetrasi internet yang mencapai 202,6 juta jiwa.

    “Untuk itu, ada empat syarat ekonomi digital bisa berkembang, pertama adalah Sumber Daya Manusia (SDM), lalu infrastruktur yang merata, dan iklim usaha yang mendukung startup. Selain itu perlu regulasi yang dinamis dan adaptif,” kata Yukki.(Red)