Menteri PUPR: Akses Masuk JIS Bahaya Hanya Satu, Kita Tambah Lima Lagi

    0
    60

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal memperbaiki sejumlah fasilitas di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara. JIS merupakan salah satu opsi venue laga Piala Dunia U-17.

    Salah satunya masalah adalah akses masuk menuju JIS yang hanya satu. Rencananya, akses keluar masuk penonton menuju stadion akan ditambah lima lagi.

    “Jadi nanti akan kita tambah lagi 5 akses lagi. Baik itu dengan jembatan-jembatan penyebrangan, karena kemarin pengalaman menurut Jakmania juga banyak yang parkir di Ancol sehingga mau ke sini harus muter. Jadi akan kita bangunkan jembatan agar lebih cepat,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau JIS, Selasa (04/07/23).

    Selanjutnya, Basuki mengatakan, akses bus besar pemain dan tim bakal diperlebar sehingga dapat masuk langsung ke stadion. Diketahui, akses bus besar pemain tak dapat masuk ke pintu akses stadion karena adanya pintu tiket. Keberadaan pintu tiket itu tidak memungkinkan bus besar masuk.

    “Kalau kondisi sekarang tidak bisa masuk karena ada pintu tiket di sana yang nanti harus dilebarkan atau dibongkar, saya kira itu hanya hal kecil saja,” kata dia.

    Basuki mengungkapkan, renovasi JIS bakal dilakukan secara bersama-sama. Melibatkan Pemprov DKI Jakarta, Kementerian PUPR, dan Kementerian BUMN. Nantinya, perbaikan ditargetkan rampung dalam kurun waktu 3 bulan.

    “Semua keroyokan, ada yang dikerjakan Pak Gubernur DKI, ada yang dikerjakan PUPR, ada yang dikerjakan KAI, Jasa Marga. Semua keroyokan kalau nanti diperiksa FIFA, bisa Insyaallah memenuhi syarat untuk bisa dipakai. Sayang kalau stadion sudah begini, tidak memenuhi syarat,” ucap dia.

    Selain akses jalan, salah satu aspek penting yang akan diperbaiki total adalah rumput JIS. Rumput JIS ternyata tidak sesuai standar FIFA.

    “Stadion yang bagus namun kami evaluasi, kalau nanti dievaluasi FIFA mudahan-mudahan bisa memenuhi standar, di antaranya salah satu yang utama adalah rumput,” terang Basuki.

    Menurut Basuki, setelah melibatkan tim ahli dari KaErpe itu hasil evaluasi menunjukkan bahwa rumput JIS sekarang tidak masuk dalam standar FIFA untuk penyelenggaran Piala Dunia U-17. Sehingga, rumput JIS bakal diganti secara keseluruhan.

    “Namun ada solusinya. Kita akan ganti semua rumput tersebut, sesuai dengan ahlinya beliau, Pak Kamal sebagai ahli Agronomi untuk rumput di stadion. Menurut beliau harus diganti kalau mau 3 bulan bisa dipake, itu untuk jangka pendek saja,” jelas dia.

    “Kalau untuk jangka panjang mungkin harus dirubah rumputnya. Itu salah satu, rumput yang sekarang tidak dapat memenuhi kriteria FIFA sesuai dengan pengalaman beliau. Dan itu akan diganti dengan rumput yang lain untuk bisa dipakai U-17,” sambung dia.

    Hadir pula Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Erick Thohir, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Chairman Karya Rama Prima (KaErpe) Qamal Mustaqim, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Syafrin Liputo, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin.(Red)