Menembus Sunyi Pegunungan Yahukimo

    0
    84

    Marinir Datang, Damai Tumbuh di Kampung Pilong

     

    YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah pegunungan Papua yang tenang dan terjal, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir hadir dengan misi yang lebih dari sekadar menjalankan tugas negara. Mereka datang dengan penuh empati, menyapa warga Kampung Pilong, Distrik Anggruk, dalam sebuah kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang hangat pada Kamis (8/5/2025).

    Suara langkah mereka bukan hanya sekadar derap, tetapi juga menciptakan dialog yang tulus antara penjaga perbatasan dan masyarakat. Duduk bersila bersama tokoh adat, tokoh agama, dan warga setempat, para prajurit mendengarkan dengan seksama, memberikan ruang bagi aspirasi, keluhan, dan harapan yang selama ini terpendam.

    Letkol Marinir Siswanto, Dansatgas Yonif 1 Marinir, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya strategi militer, melainkan juga wujud cinta kepada rakyat.

    Kami tidak hanya menjaga batas wilayah, tetapi juga membangun jembatan hati. “Komsos adalah cara kami hadir sebagai saudara, bukan sekadar sebagai pasukan,” ujarnya dengan tegas namun penuh empati.

    Selain berdialog, para prajurit juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial ringan, menyingsingkan lengan baju dan bergandeng tangan dengan warga. Ini menunjukkan bahwa TNI bukan hanya simbol kekuatan, tetapi juga pelindung dan sahabat.

    Senyum warga Kampung Pilong menjadi bukti betapa berarti kehadiran yang penuh perhatian itu. “Kami merasa diperhatikan. Mereka bukan datang sebagai tentara asing, tetapi seperti anak-anak kami sendiri yang kembali ke rumah,” ungkap salah satu tokoh adat dengan suara lembut.

    Mayjen TNI Lucky Avianto, Pangkoops Habema, menegaskan bahwa pendekatan humanis inilah yang menjadi inti dari misi TNI di Papua.

    Di lokasi-lokasi terpencil, TNI tidak hanya menjalankan tugasnya, tetapi juga membawa harapan dan rasa aman bagi masyarakat. “Komsos adalah wujud paling tulus dari TNI dalam melindungi dan membangun kepercayaan rakyat,” tegasnya.

    Kegiatan Komsos ini mencerminkan bahwa di tengah tantangan berat di Yahukimo, muncul harapan baru. Setiap langkah prajurit Marinir mencerminkan semangat untuk menjaga perbatasan dan merawat kedamaian.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)