Menembus Kabut Papua, Prajurit Yonif 732/Banau Lakukan Ini!

    0
    171

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah kabut tebal dan hutan lebat Pegunungan Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 732/Banau menunjukkan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya berkaitan dengan menjaga kedaulatan, tetapi juga berupaya langsung membantu kehidupan masyarakat. Melalui program pelayanan kesehatan door to door di Kampung Jambul, Kabupaten Yahukimo, para prajurit hadir untuk memberikan harapan kepada warga yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 1 Juli 2025.

    Dipimpin oleh Serka Yopi Sinaga bersama tim kesehatan pos, para prajurit berjuang melewati jalanan berlumpur dan medan yang sulit untuk menjangkau warga yang membutuhkan bantuan. Fokus utama dalam pelayanan kali ini adalah menangani keluhan penyakit kulit, asam urat, batuk, pilek, dan demam.

    “Kami tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga berusaha memastikan masyarakat merasa diperhatikan. Dengan doa dan niat yang tulus, kami berupaya memberikan yang terbaik meskipun dengan keterbatasan fasilitas,” ungkap Serka Yopi.

    Di bawah pimpinan Danpos Letda Inf Jemmy Rondonuwu, para personel bergerak dari rumah ke rumah, bahkan mengunjungi warga yang tidak dapat berjalan ke pos. Mereka selalu memegang teguh prinsip “Santi Aji” sebagai pedoman dalam setiap langkah yang diambil.

    Kehadiran Satgas disambut dengan antusias oleh warga Kampung Jambul. Oten Kuum, seorang pemuda setempat, dan Mama Bery Kuum, yang menderita asam urat, merasakan langsung manfaat dari layanan ini. Banyak anak-anak juga mendapatkan pengobatan untuk penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan ringan.

    “Kami sangat bersyukur dan berharap layanan seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan. Masyarakat di daerah terpencil seperti kami sangat membutuhkannya,” ungkap Mama Bery dengan mata yang berkaca-kaca.

    Apresiasi dari Pangkoops Habema
    Menanggapi laporan dari Kampung Jambul, Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan penghargaan tinggi kepada dedikasi prajurit Yonif 732/Banau.

    “Apa yang dilakukan Satgas di Kampung Jambul adalah bukti nyata bahwa prajurit TNI hadir bukan hanya dengan senjata, tetapi juga dengan hati. Mereka menjadi harapan bagi masyarakat di daerah yang paling terpencil,” tegas Mayjen Lucky.

    Menurut Pangkoops, tindakan kemanusiaan seperti ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Papua, sekaligus menunjukkan kehadiran negara di daerah perbatasan yang terpencil.

    TNI: Hadir, Melindungi, Memperkuat
    Melalui layanan kesehatan ini, Satgas Yonif 732/Banau ingin menegaskan bahwa keberadaan TNI di Papua tidak hanya berfungsi untuk menjaga batas negara, tetapi juga berperan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Di balik seragam loreng yang gagah, terdapat ketulusan yang tulus.

    Dari Kampung Jambul, sebuah pesan yang kuat disampaikan ke seluruh penjuru negeri: di setiap sudut Indonesia, negara hadir, dan rakyat tidak sendirian.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)