Mayjen TNI Niko Fahrizal Resmi di Ganti dan di Jabat oleh Panglima Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo

0
104

Jakarta(Cakrayudha-hankam.com) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo resmi menjabat Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) menggantikan Mayjen TNI Niko Fahrizal.

Sertijab dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin, 8 September 2025.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1102/VIII/2025 yang ditandatangani Kepala Setum TNI Brigjen TNI Adek Chandra Kurniawan pada 15 Agustus 2025.

Dalam keputusan itu, Mayjen Niko Fahrizal mendapat tugas baru sebagai Staf Khusus Kasad, sementara Mayjen Joko Hadi yang sebelumnya menjabat Asisten Teritorial (Aster) Kasad dipercaya memimpin Kodam IM.

Panglima TNI Tunjuk Mayjen Joko Hadi Susilo Jadi Pangdam IM

Dalam amanatnya, Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara TNI AD dengan pemerintah daerah, media, dan masyarakat, agar program dilaksanakan Angkatan Darat dapat dipahami dan memberikan manfaat nyata.

“Ini penting bahwa program-program kita untuk membantu pemerintah dan untuk kepentingan masyarakat. Apapun yang telah selesai kita kerjakan, kita serahkan kepada instansi terkait.

Mudah-mudahan kita semua dapat menjelaskan kepada siapapun di daerah sehingga program Angkatan Darat yang sejalan dengan program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ujar Kasad.

Ia juga mengingatkan agar pejabat baru mampu membaca dinamika nasional dan global, memperkuat sinergi lintas instansi, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kesiapsiagaan satuan.

Untuk diketahui, Mayjen Joko Hadi Susilo merupakan lulusan Akademi Militer 1991 dari kecabangan Infanteri. Perwira kelahiran 4 Juli 1970 ini dikenal sebagai perwira yang memiliki rekam jejak mumpuni baik di satuan tempur Kostrad maupun bidang teritorial.

Karier kepemimpinannya mulai menonjol saat menjabat Komandan Batalyon Infanteri Linud 328/Dirgahayu (2008–2009). Setelah itu, ia dipercaya mengemban berbagai posisi strategis seperti Komandan Kodim 1605/Belu, Wakil Asisten Teritorial Divisi

Divisi Infanteri 1/Kostrad, Aster Divisi Infanteri 2/Kostrad, hingga Aster Kodam V/Brawijaya.

Pada 2016, ia dipromosikan sebagai Komandan Resor Militer (Danrem) 062/Tarumanagara, Garut, Jawa Barat. Dua tahun kemudian, ia menempati jabatan Inspektur Kodam XVII/Cenderawasih dan berlanjut sebagai Sekretaris Dinas Sejarah Angkatan Darat.

Kariernya terus menanjak saat dipercaya menjadi Aster Kostrad dan kemudian Aster Kasad dengan pangkat Mayor Jenderal pada 2023.

Dengan rekam jejak tersebut, Joko diharapkan mampu memperkuat pembinaan satuan dan teritorial Kodam IM, sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat Aceh untuk menjaga wilayah agar tetap kondusif.***