Massa Demo Ojol Geruduk Kantor Gojek

    0
    135

    Perwakilan Aplikator Pastikan Manajemen Taat Regulasi

     

    SURABAYA, Cakrayudha-hankam.com – Sejumlah pengemudi ojek online yang tergabung dalam Frontal Jawa Timur mengadakan demonstrasi di depan Kantor Gojek di Jalan Ngagel, Surabaya, pada Selasa (20/5/2025) pukul 11.35 WIB.

    Berdasarkan pengamatan di lokasi, aksi tersebut berlangsung selama sekitar 15 menit, di mana para demonstran membentangkan spanduk yang memuat berbagai tuntutan. Dalam aksi ini, ratusan peserta demonstrasi bertemu dengan Sarwo Adi, Koordinator Regional Gojek Jawa Timur.

    Kepada para pengunjuk rasa, Sarwo Adi menegaskan bahwa manajemen akan mematuhi regulasi dan berpartisipasi dalam audiensi dengan pemangku kepentingan di Pemprov Jatim.

    “Kami menghargai semua perjuangan rekan-rekan hingga saat ini. Seperti yang kita ketahui, kemarin telah diadakan audiensi di kantor DPRD Jatim. Mari kita hormati proses ini bersama-sama. Saat ini, kami dari pihak Gojek sudah berada di kantor gubernur,” ujar Sarwo kepada para pengunjuk rasa di depan Kantor Gojek.

    Massa demonstran ojek dan taksi online bergerak menuju Kantor Gubernur Jawa Timur yang terletak di Jalan Pahlawan, Surabaya, untuk menyampaikan berbagai tuntutan mereka.

    Rute yang dilalui dimulai dari Jalan Ahmad Yani, kemudian menuju Jalan Darmo, melintasi Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang, dan Jalan Bubutan, hingga akhirnya tiba di tujuan mereka di Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan.

    Sebelum mencapai tujuan, para demonstran sempat melakukan long march di Jalan Ahmad Yani dan berhenti di beberapa titik, termasuk di Kantor Dishub Jatim, Kantor Diskominfo Jatim, serta Polda Jatim, untuk menyampaikan aspirasi mereka.

    Front Driver Online menolak aplikator nakal (Frontal) memprediksi bahwa hingga tiga ribu (3.000) orang akan berpartisipasi dalam aksi ini, berdasarkan informasi yang diperoleh oleh awak media.

    Ada beberapa tuntutan yang diajukan, salah satunya berkaitan dengan tarif ojek online yang selama ini menjadi keluhan para mitra driver. Berikut adalah deklarasi dari para driver transportasi online di Indonesia:

    “Kami telah lama menderita. Banyak nyawa yang telah hilang. Kami telah berulang kali mengadu, namun selalu diabaikan. Cukup sudah. Hari ini, kami bangkit untuk melawan. Hari ini, kami ingin menegaskan bahwa kami bukanlah sapi perah.

    Hari ini, kami menunjukkan bahwa kami adalah rakyat Indonesia yang telah berkontribusi dalam pembangunan negeri ini.”

    Hari ini, kami berkumpul untuk menciptakan sejarah, menyatukan para pengemudi transportasi online di Indonesia, baik roda dua maupun roda empat, untuk bergerak bersama demi satu tujuan. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap penindasan yang dialami akibat sistem aplikator dan kebijakan pemerintah yang memberatkan.

    Dengan ini, pada tanggal 20 Mei 2025, kami, seluruh pengemudi transportasi online di Indonesia, menyatakan kemerdekaan kami.

    Setiap tahun, kami akan memperingati tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Transportasi Online Indonesia. Kami bangkit dari penindasan, dari eksploitasi, dan dari pembungkaman. Pengemudi transportasi online Indonesia harus merdeka. (Red-055)