Mahasiswa KKN Stie Yapan Dampingi Tiga UMKM Roti Goreng Di Desa Kemantren

0
20

Sidoarjo || Cakrayudha_hankam.com – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya melaksanakan program pendampingan promosi kepada tiga pelaku UMKM roti goreng di desa kemantren, Tulangan, Sidoarjo.

program ini dilakukan melalui beberapa kegiatan, mulai dari survei usaha, pembuatan banner, pemasangan banner, hingga pembuatan akun tik tok sebagai media promosi.

Tiga pelaku UMKM yang mendapat pendampingan tersebut adalah Roti Goreng Pak Didik, Roti Goreng Pak Purnomo, Dan Roti Goreng Pak Darmoko. Ketiganya merupakan pelaku usaha roti goreng yang menjalankan usahanya di desa kemantren.

Kegiatan diawali dengan survei pada 12 Agustus 2026. Mahasiswa KKN mengunjungi ketiga UMKM untuk melihat kondisi usaha secara langsung dan berbincang dengan masing-masing pemilik mengenai kegiatan usaha, produk yang dijual, serta kebutuhan yang dapat dibantu.

Setelah melakukan survei, Mahasiswa KKN memilih media promosi sebagai salah satu hal yang dapat dikembangkan. pada 15 Agustus 2026, mahasiswa mulai membuat banner untuk ketiga UMKM. desain banner dibuat dengan mencantumkan nama usaha dan informasi produk agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat.

Selain banner, mahasiswa KKN juga membantu ketiga pelaku UMKM dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. pada 18 Agustus 2026, mahasiswa membuat akun tik tok untuk dua pelaku UMKM. akun tersebut dapat digunakan untuk mengunggah vidio produk, proses pembuatan roti goreng, pengemasan, serta informasi mengenai cara pemesanan.

Mahasiswa juga memberikan contoh sederhana mengenai cara membuat konten untuk media sosial. pemilik UMKM diarahkan untuk memanfaatkan kegiatan sehari-hari sebagai bahan konten sehingga tidak membutuhkan proses yang terlalu rumit.

Setelah banner selesai dibuat, pada 20 Agustus 2026, mahasiswa KKN melakukan pemasangan banner di lokasi masing-masing UMKM. pemasangan ini dilakukan sebagai bentuk akhir dari rangkaian pendampingan yang telah dilakukan.

Salah satu pemilik UMKM, Bapak Didik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan bantuan yang cukup bermanfaat bagi usahanya.

“Saya senang dengan adanya banner ini karena usaha kami jadi lebih mudah dikenali. dengan adanya tik tok juga kami bisa mencoba mengenalkan produk kepada lebih banyak orang. semoga kedepannya bisa membantu menambah pelanggan” ujarnya, saat di konfirmasi, Kamis (3/9/2026).

Sementara itu, Yuntiani Selaku Koordinator KKN, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap perkembangan UMKM yang ada di desa kemantren.

“Kami berharap banner dan akun tik tok yang sudah dibuat dapat terus digunakan oleh ketiga pelaku UMKM. semoga media promosi ini bisa membantu produk mereka lebih dikenal oleh masyarakat” jelasnya.

Rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat tanggapan positif dari para pelaku UMKM. mahasiswa KKN berharap pendampingan yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan meskipun kegiatan KKN telah selesai.

Melalui program ini mahasiswa KKN tidak hanya membantu menyediakan media promosi, tetapi juga mengajak pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan media sosial dalam mengenalkan produk. dengan adanya banner dan akun tik tok, diharapkan tiga UMKM Roti Goreng di desa kemantren dapat memiliki media promosi yang bisa digunakan secara berkelanjutan. (red-Git)