Legislator DKI Jakarta Realisasikan Janjinya

0
226

JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Kepadatan penduduk dan masifnya pembangunan di DKI Jakarta menyebabkan ketersediaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) semakin terbatas. Sementara itu, upaya pengadaan lahan baru kerap terkendala oleh keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

Salah satu solusi yang telah diterapkan adalah sistem pemakaman tumpang, yakni pemakaman jenazah di liang lahat yang telah ada, khususnya bagi keluarga sedarah. Selain itu, sejumlah TPU seperti TPU Prumpung di Kecamatan Jatinegara dan TPU Pondok Ranggon di Kecamatan Cipayung juga telah dilakukan penataan ulang guna meningkatkan kapasitas.

Namun, warga Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, masih mengalami kesulitan, terutama karena keterbatasan lahan dan jauhnya lokasi TPU terdekat. Kabar baik akhirnya datang pada tahun 2025, berkat inisiatif anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, H. Syahroni, SE, yang berhasil mendorong realisasi pembangunan TPU Rawa Terate.

“Rencana pembangunan TPU Rawa Terate sebenarnya sudah muncul sejak tiga tahun lalu, namun baru bisa terwujud tahun ini setelah melalui proses yang cukup panjang,” ungkap Syahroni, politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Rabu (23/7/2025).

TPU Rawa Terate berdiri di atas lahan seluas sekitar 1 hektare dan diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.800 jenazah. Lahan ini telah dilengkapi fasilitas seperti kantor pengelola TPU, akses jalan dengan cor beton, serta sistem drainase di sekeliling area pemakaman.

Kehadiran TPU ini menjadi angin segar bagi warga Jakarta Timur, khususnya di wilayah Cakung, karena kini mereka tidak perlu lagi kesulitan mencari tempat pemakaman. Lebih menggembirakan lagi, seluruh pelayanan di TPU ini diberikan secara gratis alias tanpa pungutan biaya.

“Selain pembangunan TPU Rawa Terate, ke depan juga akan dilakukan perluasan lahan di TPU Penggilingan, karena kapasitasnya sudah penuh,” tambah Syahroni.

Sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan TPU tersebut, Syahroni bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar menggelar acara tasyakuran, sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan menghadirkan fasilitas pemakaman yang sangat dibutuhkan masyarakat.(Red-033)