Kronologi Salah Satu Wartawan Top Diserang dan Ditikam, Astaga, Begini Endingnya

    0
    65

    Sulawesi Tenggara,(Cakrayudha-hankam.com) – La Ode Muhammad Irfan Mihzan, wartawan di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK).

    Aksi penikaman yang menyebabkan Irfan mendapatkan 20 jahitan di tangan kanan dan 10 jahitan di lengan kiri terjadi pada Sabtu (22/7/2023) pagi.

    Penikaman terjadi di lingkungan Perumnas di Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, Baubau.

    Menurut Irfan, mulanya ada dua orang misterius mengenakan helm dan masker yang menghampirinya.

    Keduanya memanggil-manggil Irfan dengan sebutan ‘om’ dari jarak kurang lebih 1 meter.

    “Saat balik menghadap orang tersebut, orang itu mencabut pisau dan langsung menyerang,” ujarnya.

    Irfan berhasil menghindari serangan tersebut, namun senjata tajam mengenai lengan kiri dan kanannya.

    Istri korban yang ada di lokasi sontak berteriak usai melihat apa yang terjadi pada suaminya.

    Teriakan istri korban kemudian membuat tetangga berdatangan.

    Kemudian Irfan yang dalam kondisi terluka masuk mobil menuju ke rumah sakit, sementara pelaku melarikan diri setelah istri korban berteriak.

    Irfan menuturkan, ia sempat memperoleh pesan WhatsApp bernada ancaman pada 5 Juli 2023.

    Pesan tersebut ia terima usai menerbitkan berita soal dugaan kasus korupsi pembangunan bandara kargo di Kabupaten Buton Selatan, Sultra.(Red)