Bitung || Cakrayudha_hankam.com – KRI Bima Suci yang tergabung dalam Satgas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek Kartika Jala Krida (KJK) 2026 bertolak dari Dermaga Samuel Lamuya, Satrol Bitung, Kodaeral VIII, menuju Surabaya, pada Sabtu (18/7).

Sebagai etape terakhir pelayaran sekaligus penutup rangkaian misi diplomasi maritim yang telah dilaksanakan di berbagai negara sahabat. Sebelum keberangkatan, Komandan Satgas KJK 2026 sekaligus Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, M.Tr.Opsla., menyampaikan laporan kesiapan kapal sebagai tanda kesiapan unsur melanjutkan pelayaran menuju pangkalan akhir.
Keberangkatan KRI Bima Suci dilepas oleh Kepala Bakamla Zona Tengah Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP., bersama Kadisyahal Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Wahyu Basuki Mulyo Wibowo. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat diawali dengan peran parade lambung kanan sebagai bentuk penghormatan, kemudian dilanjutkan peran pemanduan hingga kapal meninggalkan Dermaga Samuel Lamuya, Bitung. Pelayaran menuju Surabaya diperkirakan menempuh waktu sekitar sepuluh hari sebelum mengakhiri seluruh rangkaian Satgas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan KJK 2026.
Sehari sebelum meninggalkan Bitung pada Jumat (17/7), KRI Bima Suci menerima kunjungan edukasi dari Komandan Satuan Pendidikan (Dansatdik) IV Kodiklatal Kolonel Laut (P) Rafael Dwinatu A.P., S.T., M.Tr.Hanla., bersama 231 siswa SPPI KDKMP dan KNMP. Pada hari yang sama, KRI Bima Suci juga menerima kunjungan dari SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan sebagai bagian dari kegiatan edukasi kemaritiman.
Kedua kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan secara langsung kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut sekaligus memberikan wawasan mengenai sejarah, fungsi, dan peran KRI Bima Suci sebagai duta maritim Indonesia dalam Misi Muhibah Diplomasi Duta Bangsa.
Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto beserta seluruh prajurit menyambut hangat kedatangan rombongan. Selama berada di atas kapal, para siswa berkesempatan meninjau anjungan, geladak, serta berbagai fasilitas kapal, sekaligus berdialog dengan prajurit mengenai kehidupan di laut dan pengalaman pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa.
Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap dunia kemaritiman dan TNI Angkatan Laut.
(Pen/2/red-051)

