​Komnas HAM Pantau Perkembangan Penembakan Terduga OMP di Papua

    0
    180
    Foto ilustrasi bendera OPM di Papua. [Foto: tangkap layar dari Instagram @ndorobei.official]

    Foto ilustrasi bendera OPM di Papua. [Foto: tangkap layar dari Instagram @ndorobei.official]
    JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memastikan akan terus memantau perkembangan peristiwa penembakan tiga orang terduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 16 Juli 2024 LALU. Insiden penembakan itu, terjadi di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah.

     

    Hal itu disampaikan Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, Senin (12/8/2024). “Komnas HAM berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini,” katanya.

    Komnas HAM akan mengumumkan hasil akhir pemantauan serta rekomendasi kepada publik setelah semua informasi terkumpul dan dianalisis. Komnas HAM, kata Uli Parulian Sihombing, telah melaksanakan serangkaian pemantauan lapangan terkait peristiwa tersebut pada tanggal 6–10 Agustus 2024.

    Komnas HAM telah meminta keterangan dari berbagai pihak, mengumpulkan dokumen terkait, serta melakukan peninjauan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

    “Di tempat peristiwa tersebut, Komnas HAM melakukan permintaan keterangan secara langsung dengan keluarga korban dan para saksi. Serta mengumpulkan barang bukti yang diperlukan,” kata Uli Parulian Sihombing.

    Selain itu, Komnas HAM juga melakukan peninjauan lapangan ke tempat peristiwa kerusuhan usai penembakan itu. Yakni di depan RSUD Mulia Puncak Jaya dan meminta keterangan secara langsung kepada para saksi dan tenaga kesehatan.

    “Dalam proses pemantauan ini, Komnas HAM telah menemukan sejumlah fakta dan informasi yang akan ditindaklanjuti secara menyeluruh. Guna memastikan hak-hak korban dilindungi, ditegakkan, dan dipenuhi sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia,” ujar Uli Parulian Sihombing. (**)

     

    Sumber: rri.co.id