Khofifah Bareng Pangdam dan Kapolda Jatim Temui Jokowi

    0
    78

    SOLO, Cakrayudha-hankam.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Nanang Avianto, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden ke-7 RI, Jokowi, yang terletak di Jalan Kahuripan Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (15/4).

    Ketiganya tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung mengadakan pertemuan tertutup selama satu jam.

    Khofifah menjelaskan bahwa kunjungannya bersama Pangdam dan Kapolda bertujuan untuk bersilaturahmi dan melakukan halal bihalal.

    “Ya, kami bersilaturahmi halal bihalal bersama Pak Pangdam dan Pak Kapolda. Kami bisa berkumpul hari ini, jadi waktunya sangat tepat. Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih karena telah diterima untuk sowan halal bihalal,” ungkap Khofifah.

    Khofifah menyatakan bahwa mereka membahas dampak ekonomi dari perang tarif antara Amerika Serikat dan China.

    “Perang tarif ini berdampak secara global. Di Jawa Timur, kami mengambil berbagai langkah sebagai antisipasi. Saya juga berkomunikasi secara langsung dengan pemilik perusahaan-perusahaan besar,” ungkap Khofifah.

    Gubernur Jawa Timur ini menekankan bahwa fokus utama mereka adalah mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak perang tarif tersebut.

    “Kami juga mengundang Apindo, terutama perusahaan yang memiliki lebih dari 4.000 karyawan. Prinsip utama kami adalah menghindari PHK,” tambahnya.

    Dia juga menyebutkan bahwa meskipun ada pengurangan produksi, pengurangan jam kerja atau pengurangan hari kerja masih diperbolehkan. Langkah ini diambil untuk menjaga situasi masyarakat, terutama para pekerja, agar tetap stabil dan tidak merasa cemas.

    Alhamdulillah, di Jawa Timur, Forkopimda Plus berperan penting sebagai referensi bagi masyarakat untuk terus membangun optimisme dan menjaga keharmonisan. (Red-033)