Kebakaran Lahan di Kawasan Kaki Dian, Kodim 1310/Bitung dan Damkar YTP 916/BS Bersinergi dengan Aparat Terkait

0
10

MINAHASA UTARA || Cakrayudha_hankam.com – Kebakaran lahan kosong yang ditumbuhi alang-alang terjadi di kawasan Kaki Dian, Jalan Soekarno, Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (20/09/2026).

Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan kosong seluas kurang lebih 20 hektare. Peristiwa terjadinya kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 08.30 WITA oleh Bpk. Ronal Fanny (48), selaku Kasi Pemerintahan Kelurahan Airmadidi Atas.

Saat melihat adanya titik api di lahan kosong di bawah kawasan Kaki Dian tersebut, saksi kemudian memberitahukan kepada perangkat kelurahan dan masyarakat. Selanjutnya, bersama warga langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Sekitar pukul 09.10 WITA, 2 (dua) unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tiba di lokasi dan langsung membantu proses pemadaman bersama Personel Babinsa Koramil 1310-06/Airmadidi Kodim 1310/Bitung, yang juga tiba di lokasi dan turut membantu upaya pemadaman bersama unsur terkait.

Untuk mendukung percepatan penanganan kebakaran, 1 (satu) unit kendaraan Damkar milik Kodim 1310/Bitung dan Damkar Yonif TP 916/BS tiba di lokasi ikut serta melakukan upaya pemadaman serta mencegah api meluas ke wilayah sekitar. Namun sejumlah titik api kembali terlihat di beberapa bagian kawasan Kaki Dian.

Dengan segera Damkar Pemkab Minahasa Utara bersama Damkar Kodim 1310/Bitung dan Damkar Yonif TP 916/BS kembali melakukan pemadaman dibantu Peraonel Babinsa, perangkat Kelurahan Airmadidi Atas dan masyarakat setempat.

Hingga pukul 22.47 WITA, proses penanganan masih terus dilakukan karena api belum sepenuhnya padam. Kondisi medan yang terjal menjadi salah satu kendala utama, sehingga kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau seluruh titik kebakaran, namun petugas tetap melakukan upaya penyiraman dan pendinginan pada titik-titik yang dapat dijangkau hingga api padam serta melakukan pemantauan untuk mencegah api kembali menyala dan merambat ke arah permukiman maupun kawasan Gunung Klabat.

Dari kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kerugian material sementara berupa lahan kosong yang terbakar dengan luas kurang lebih 20 hektare. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penanganan dan berdasarkan informasi sementara diduga berasal dari sisa bara api yang tidak terlihat saat proses pemadaman kebakaran sebelumnya.

“Bara tersebut diduga tertiup angin dan jatuh ke rerumputan serta alang-alang yang dalam kondisi kering, sehingga kembali memicu kobaran api dan menyebabkan kebakaran meluas,” kata Babinsa Koramil 1310-06/Airmadidi Sertu Ida Made.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Babinsa Sertu Ida Made selaku Babinsa Kelurahan Airmadidi Atas, telah melaporkan perkembangan situasi kepada Komando Atas, berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Minahasa Utara, mendukung pengerahan satu unit Damkar Kodim 1310/Bitung dan satu unit Damkar YTP 916/BS beserta personel pemadam, serta bersama instansi terkait dan masyarakat melaksanakan pemadaman dan pemantauan di lokasi.

Sementara itu, Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat dalam menangani kebakaran lahan di kawasan Kaki Dian, Kelurahan Airmadidi Atas.

“Kecepatan dan sinergi antara Personel Babinsa, Damkar Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Damkar Kodim 1310/Bitung, Damkar YTP 916/BS, perangkat kelurahan serta masyarakat sangat penting dalam menghadapi kejadian kebakaran lahan seperti ini. Upaya bersama tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas, khususnya ke arah permukiman maupun kawasan Gunung Klabat,” ujar Dandim.

Menurutnya, kondisi lahan yang dipenuhi alang-alang dan rerumputan kering serta medan yang cukup terjal menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan dan pemantauan secara berkelanjutan meskipun api telah berhasil dikendalikan.

“Saya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Jangan membuang puntung rokok atau benda yang masih memiliki bara api secara sembarangan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat setempat agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya. (red-056)