Kasus Penyiraman Air Keras di Bekasi: Ibu Korban Ungkap Pelaku dan Motifnya

    0
    162
    Kondisi F, korban penyiraman air keras terbaring di tempat tidur RSUD Kota Bekasi, Rabu (11/12/2024). [Foto: Dok. Keluarga Korban]

    BEKASI, Cakrayudha-hankam.com – Pelaku penyiraman air keras terhadap wanita muda berinisial F (20) di di Jalan Perjuangan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, diduga dilakukan oleh kekasih korban.

    “Pelakunya siapa? Inisialnya J, dia teman main suaminya korban sering nongkrong,” kata ibu korban, Sri Kartikah (54), saat ditemui awak media di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Rabu (11/12/2024).

    J disangkakan sebagai pelaku, dikarenakan saat korban berada di RSUD Kota Bekasi, pada Selasa (10/12/2024) pagi, pelaku sempat menghubungi F melalui siaran video call.

    “Sudah pasti si J pelakunya? Iya, sudah pasti, karena kemarin (abis kejadian) video call ke F, dia bilang pelaku minta maaf. “Maafin gue lu si” katanye,” jelas Sri.

    Menurut ibu korban, melalui video call itu,  J bahkan menangis melihat kondisi F yang terluka dan berbaring di kasur rumah sakit.

    “Dia demen banget sama F, abis itu dia minta maaf nangis tuh di video call udah, pas ditanya di mana, dia ilang enggak bisa dihubungi lagi,” terang Sri.

    Pelaku dinilai cemburu buta, apa sebab, karena korban dan suaminya sempat terguncang pisah ranjang. Situasi tersebut dinilai karena korban, suami korban serta pelaku saling kenal dan kerap nongkrong bersama.

    Disinyalir, di saat pisah ranjang itu, pelaku mendekati korban.

    “Motifnya apa? Kan si korban pernah pisah cerai sama suaminya. Terus pas kondisi lagi pisah itu masuk deh tuh si Johan,” beber Sri.

    “Dekatnya berapa lama, hanya paling kalau lakinya kerja minta ke mana, nanti diantar sama si Johan gitu aja. Tetapi enggak jalan kayak orang (pacaran) gitu. Enggak biasa aja, namanya temen nongkrong,” sambung Sri.

    Sebagai informasi, peristiwa penyiraman air keras terhadap wanita muda berinisial F ini terjadi di Jalan Perjuangan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Sabtu (7/12/2024) sekira pukul 19.00 WIB.

    Saat itu, korban seusai mencuci sepeda motornya, saat di perjalanan, kendarannya mogok.

    Korban kemudian menghubungi suaminya untuk membantu mendorong. Tak jauh dari tempat cuci steam, kemudian, pelaku yang mengendarai sepeda motor datang, kemudian menyiramkan air keras ke tubuh korban. Akibatnya, tubuh korban bereaksi melepuh karena tersiram air keras. (Red-050) 

    Sumber: poskota.co.id