Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap Tinjau Kesiapan Panen Raya

    0
    60

    LOMBOK BARAT NTB, Cakrayudha-hankam.com – Kepolisian Resor Lombok Barat, Polda NTB, menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program strategis nasional, terutama di bidang ketahanan pangan.

    Pada hari ini, Senin, 21 April 2025, Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lombok Barat, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Lembar.

    Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk meninjau kesiapan lahan yang telah disiapkan untuk panen raya jagung, sebagai bagian dari pelaksanaan program ketahanan pangan di tingkat daerah.

    Kegiatan peninjauan berlangsung di Dusun Kebon Bongor, Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, dan dimulai sekitar pukul 09.20 WITA.

    Kedatangan rombongan disambut dengan hangat oleh berbagai pihak di tingkat lokal, yang menunjukkan adanya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat petani dalam mendukung program ini.

    Dalam acara penting tersebut, hadir Waka Polres Lombok Barat Kompol Kadek Meitria, S.Sos., S.H., M.H., Kabag SDM Polres Lombok Barat AKP Dewi Komalasari, S.H., Kasat Binmas Polres Lombok Barat Iptu Muhammad Mahrip, serta Kapolsek Lembar Ipda Joko Rudiantoro.

    Dari pihak pemerintah desa dan TNI, turut hadir Kades Lembar Sainah, Babinsa Desa Lembar, serta anggota Polsek Lembar. Pihak pengelola lahan juga mendampingi rombongan.

    Kunjungan Kapolres beserta jajaran ini secara khusus menyoroti lahan jagung di Dusun Kebon Bongor yang akan segera memasuki masa panen.

    Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Polres Lombok Barat untuk memperkuat program ketahanan pangan yang digagas oleh Presiden RI.

    Inisiatif ini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, menyatakan bahwa kunjungan ini memiliki makna strategis.

    “Kedatangan kami bertujuan untuk meninjau kesiapan panen raya lahan jagung sebagai bagian dari mendukung program ketahanan pangan Presiden RI,” ungkap Kapolres.

    Beliau juga menambahkan bahwa tujuan lain dari kunjungan ini adalah untuk menjalin komunikasi langsung dengan para petani, guna memahami tantangan dan kendala yang mereka hadapi.

    “Selain itu, kami ingin meninjau kekurangan yang dialami petani dari masa tanam hingga masa panen, sehingga kita dapat bekerja sama untuk mencari solusi terbaik ke depannya,” tambahnya.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa kepolisian memiliki peran aktif tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mencari solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

    Pengelola lahan memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi terkini lahan jagung yang dikelolanya. Ia menyatakan bahwa masa panen raya jagung di lahan seluas 1,3 hektar direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu sekitar dua minggu ke depan.

    Meskipun saat ini ada sebagian kecil hasil yang sudah bisa dipanen, panen raya secara keseluruhan akan tetap dimulai sesuai jadwal.

    Untuk proses panen nanti, diperkirakan akan memerlukan sekitar 10 tenaga kerja. Dengan luas lahan 1,3 hektar, estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan panen seluruhnya adalah antara dua hingga tiga hari kerja, yang menunjukkan efisiensi dalam pengelolaan waktu dan sumber daya manusia.

    Keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI, seperti yang diwujudkan melalui panen raya jagung ini, sangatlah penting.

    Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, baik secara individu maupun kelompok petani.

    Hasil dari program pangan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

    Kunjungan Kapolres Lombok Barat menjadi bukti nyata adanya sinergi antara kepolisian, elemen masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan program-program strategis nasional di tingkat lokal.

    Dengan fokus pada ketahanan pangan melalui peningkatan hasil pertanian, seperti jagung, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Lombok Barat. (Red-033)