Kadispenad: Pria yang Todongkan Senjata Api di Mampang Anggota TNI AD

    0
    80
    BERI PENJELASAN: Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana. [Foto: dok. Dispenad]

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com –  Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) membenarkan pria berinisial Prada SA yang menodongkan senjata api dan menyebabkan keributan merupakan seorang tentara. Peristiwa yang diungkapkan melalui media sosial X itu terjadi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

    “Yang bersangkutan anggota TNI AD tetapi bukan dari kesatuan Kostrad,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, dalam keterangan tertulis seperti dilansir dari tempo.co, pada Minggu (19/1/2025).

    Brigjen Wahyu mengonfirmasi kebenaran itu setelah berkoordinasi dengan Pusat Polisi Militer (Puspom) AD dan Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya untuk melakukan pengecekan.

    Berdasarkan hasil pengecekan itu, diketahui bahwa anggota TNI AD tersebut bukan berasal dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

    Brigjen Wahyu menuturkan, pria tersebut merupakan anggota Kodam III/Siliwangi yang pada saat kejadian sedang berada di Jakarta.

    “Saat ini pria tersebut telah diamankan di Detasemen Polisi Militer Jaya/2 Cijantung,” terang Brigjen Wahyu.

    Brigjen Wahyu tidak membeberkan hasil pemeriksaan terhadap anggota TNI AD itu. Brigjen Wahyu berkata, perkembangan pemeriksaan akan disampaikan nanti.

    Brigjen Wahyu pun menyatakan pimpinan TNI AD berkomitmen untuk memproses anggota yang terbukti melanggar peraturan kedinasan yang berlaku.

    Brigjen Wahyu juga menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan anggota TNI AD itu yang membuat ketidaknyamanan terhadap masyarakat.

    “Kami tegaskan sekali lagi bahwa yang bersangkutan adalah oknum dan tidak mewakili institusi TNI AD,” ujar dia.

    Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/ Siliwangi Kolonel Inf Davy Darma Putra mengatakan, tujuan Prada AS ke Jakarta adalah urusan keluarga.

    “Jadi, Jumat (17/1/2025) sore setelah jam kantor, yang bersangkutan izin berangkat ke Jakarta,” kata Davy dalam keterangan tertulis.

    Sebelumnya, sebuah akun media sosial X dengan nama pengguna @neVerAl0nely mengunggah sebuah cuitan menyematkan dua video yang memperlihatkan kerumunan orang.

    Unggahan yang dibagikan pada Jumat (17/1/2025) itu, menyebutkan bahwa kejadian terjadi di Jalan Taman Kemang, Kecamatan Mampang Prapatan. Berdasarkan kronologi yang disampaikan dalam cuitan itu, disebutkan bahwa pelaku yang merupakan personel TNI AD menyebabkan keributan dan membawa senjata api.

    Dalam video berdurasi 22 detik, terlihat seorang laki-laki berbaju biru tua menodongkan sebuah senjata api ke arah atas. Pria itu dikerumuni oleh sejumlah warga lain yang terlihat hendak merebut senjata api itu.

    Bahkan, terdengar suara beberapa orang berkata “tenang” di tengah situasi itu. Selain video, akun itu juga mengunggah foto yang menampilkan wajah anggota TNI itu. (Red-050)