Jenderal Eks Tameng Hidup Jokowi Kini Jadi Pengawal Ring-1 Presiden Prabowo

    0
    282
    Mayjen TNI Achiruddin kembali diangkat menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres). [Foto: Istimewa]

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali mengangkat Panglima Kodam (Pangdam) VI/ Mulawarman Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Achiruddin sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

    Mayjen Achiruddin dipromosikan menjadi pengawal Ring-1 yang sehari-hari melekat untuk menjaga keamanan atau tameng hidup Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.

    Uniknya, Mayjen TNI Achiruddin juga pernah menjadi perisai hidup yang melekat untuk menjaga keamanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

    Penunjukan Mayjen TNI Achiruddin sebagai Danpaspampres tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

    Total, ada 300 perwira TNI dari tiga matra yang masuk dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi jabatan dalam SK yang dikeluarkan pada Jumat (6/12/2024).

    Sebagai informasi karier, Achiruddin pernah menjabat sebagai Danpaspampres sejak dilantik pada Desember 2023. Saat itu, Achiruddin menjadi tameng hidup bagi Presiden ke-7 RI Jokowi.

    Kemudian pada mutasi 18 Oktober 2024 lalu, Achiruddin ditunjuk menjadi Pangdam VI/Mulawarman. Namun,saat itu, tidak tercantum siapa pengganti Achiruddin sebagai Danpaspampres. Sehingga Mayjen TNI Achiruddin sempat rangkap jabatan sebagai Pangdam VI/Mulawarman dan Danpaspampres.

    Kini Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali menunjuk Mayjen Achiruddin sebagai Danpaspampres. Achiruddin bertugas untuk menjadi perisai hidup atau pengawal Ring-1 Presiden Prabowo Subianto.

    Posisi Pangdam VI/Mulawarman yang ditinggalkan Mayjen Achiruddin kini diisi oleh Mayjen TNJ Rudy Rachmat Nugraha.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan mutasi, rotasi, dan promosi kepada 300 perwira tinggi (pati) yang berdinas di lingkungan TNI, Badan Intelijen Negara (BIN), BSSN, Basarnas, beberapa kementerian, dan Universitas Pertahanan.

    Beberapa pati TNI itu menempati jabatan strategis, di antaranya Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Pangkostrad, hingga Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

    Letjen TNI Mohammad Fadjar yang sebelumnya menjabat Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI (Dankodiklat), saat ini mendapatkan penugasan baru sebagai Pangkostrad. Letjen TNI Mohamad Hasan, yang sebelumnya Pangkostrad, saat ini menjabat Dankodiklat.

    Dalam SKep yang sama, Panglima TNI menugaskan Letjen TNI Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Jabatan lama Nugroho sebagai Inspektur Utama BIN pun diisi oleh Mayjen TNI R. Sidharta Wishu Graha. Walaupun demikian, Nugroho dan Sidharta masih perlu menunggu surat keputusan presiden (keppres) sebelum resmi menjabat. (Red-050)

     

    Sumber: editor.id