Jenazah Santriwati Al-Aziziyah Meninggal Dunia Diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram

    0
    119

    Mataram,(Cakrayudha-hankam.com) – Nurul Izati santriwati yang meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan penganiayaan di Pondok Al- Aziziyah akan diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

    “Mayat Almarhumah Nurul Izati akan dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Mataram,” kata Kuasa hukum korban Yan Mangadar, Sabtu (29/6/2024).

    Keputusan untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah Nurul tersebut berdasarkan hasil musyawarah keluarga. Setelah di autopsi, jenazah nantinya akan dimakamkan di tanah kelahirannya Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Nurul dikabarkan meninggal dunia pada hari ini sekira pukul 10:30 WITA di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soejono Selong, Kabupaten Lombok Timur.
    Korban Nurul sebelumnya dirawat di rumah sakit selama 16 hari sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Selama dirawat korban dipasangkan alat ventilator untuk membantu pernafasan korban.

    Kasus dugaan penganiayaan yang dialami oleh Nurul saat ini masih ditangani oleh Satreskrim Polresta Mataram.

    Sebelumnya pihak kepolisian juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab Nurul mengalami kritis.

    Polisi juga sudah meminta hasil pemeriksaan dari pihak RSUD Soedjono Selong, untuk mengetahui penyebab korban mengalami luka lebam disekujur muka dan kepalanya.

    Rencananya setelah surat dari pihak rumah sakit diterima oleh pihak kepolisian, akan dilanjutkan untuk meminta keterangan dari pihak Ponpes Al-Aziziyah.(Red)