Jaga Solidaritas, Kodim 1006/Banjar Gelar Komsos Bersama Keluarga Besar TNI

    0
    75
    MARTAPURA, (Cakrayudha-hankam.com) – Guna meningkatkan hubungan silaturahmi solid yang berintegritas, personel Komando Distrik Militer (Kodim) 1006/Banjar mengelar Komunikasi Sosial  (Komsos) dengan Keluarga Besar TNI (KBT) di Aula Makodim Banjar, Martapura, Rabu (22/5/2024).
    Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1006/Banjar diwakili Pasiter Kapten Arh Rusman saat membuka acara Komunikasi Sosial mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan membangun komunikasi dialogis, sehingga dapat memperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan agar terpelihara keharmonisan.
    “Kewaspadaan harus tetap kita jaga, mengingat masih ada upaya-upaya dari kelompok terorisme serta berbagai macam radikal lainnya masih menunjukkan eksistensinya di negara yang kita cintai ini,” ujar Kapten Arh Rusman.
    Ditegaskan Kapten Arh Rusman, untuk itu marilah kita tunjukkan bahwa kepedulian kita sebagai warga negara perlu kita bangkitkan kembali dalam mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
    Sementara itu, Pasintel Kodim1006/Banjar, Lettu Czi Wagirin, memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang), menyampaikan seluruh keluarga besar TNI diharapkan memiliki semangat bela negara dan wawasan kebangsaan.
    “Sekaligus dapat menerapkannya secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari seperti meningkatkan sikap tenggang rasa, toleransi dan saling tolong menolong antar sesama masyarakat,” imbuh Lettu Wagirin
    Lebih lanjut Lettu Wagirin meminta, sebagai mitra pejuang dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45, dibutuhkan keharmonisan antara Prajurit TNI AD dengan Keluarga Besar TNI-AD (KBT). Sehingga akan tercipta ikatan batin yang kuat antara prajurit aktif dengan para senior purnawirawan.
    “Tetap jaga soliditas dan kekompakan meski tidak bertugas lagi, saya berharap jiwa Saptamarga tetap melekat. Sebagai KBT tentunya tidak mau digoyahkan dengan ada gangguan Radikalisme yang dapat merusak bangsa,” pungkasnya. (**)
    Sumber: Media Center Banjar / infopublik.banjarkab.go.id