
JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI), Donny Ermawan Taufanto, menerima kunjungan silaturahmi dari Wakil Kepala (Waka) Badan Penyelenggara Haji (BPH), Dahnil Anzar Simanjuntak, di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, pada Selasa (26/11/2024).
Pertemuan itu merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara Kemhan dan BPH guna memperkuat koordinasi dan kerjasama lintas sektor dalam rangka mendukung penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.
Wamenhan RI Donny Taufanto menyambut baik kedatangan Dahnil Anzar Simanjuntak dan timnya, serta menegaskan komitmen Kemhan untuk mendukung sepenuhnya kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut, yakni pentingnya sinergi antara Kemhan dan BPH, khususnya dalam menguatkan pengamanan para jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci Mekkah.
“Sinergi antara Kemhan dan BPH sangat penting dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia. Kami siap mendukung sepenuhnya untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar, aman, dan tertib,” ujar Wamenhan Donny Taufanto.
Selain membahas aspek pengamanan, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam penyelenggaraan ibadah haji. Dengan jumlah jemaah haji yang terus meningkat setiap tahunnya, serta kompleksitas situasi yang dihadapi di Tanah Suci, koordinasi yang baik antara berbagai pihak sangat penting untuk memastikan kelancaran dan keamanan ibadah haji.
Waka BPH Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan, kerja sama yang solid antara Kemhan dan BPH akan sangat berpengaruh dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang erat dengan aparat keamanan dan instansi terkait lainnya untuk memaksimalkan pengamanan selama ibadah haji berlangsung.
Dengan jumlah jemaah haji Indonesia yang mencapai ribuan setiap tahun, pengamanan menjadi prioritas utama. Kemhan, melalui sinerginya dengan BPH, berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam hal pengamanan fisik maupun pengaturan logistik, agar seluruh jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan aman.
Kerja sama ini juga mencakup persiapan dalam menghadapi tantangan yang mungkin timbul selama proses perjalanan dan ibadah, sehingga para jemaah haji bisa melaksanakan rukun Islam yang kelima dengan penuh khusyuk. (Red-050)
Sumber: infopublik.id
