Tangerang,(Cakrayudha-hankam.com) – Warga Pondok Aren, Tangerang Selatan, bernama Sutrisno (46) memastikan bakal mengganti saluran air hingga bak mandi di rumahnya usai penemuan mayat laki-laki bernama Devi Karmawan (27) dalam toren air di belakang tempat tinggalnya.
“Iya, harus semuanya. Insya Allah nanti diganti. Toren sudah pasti, paralon untuk instalasi air sudah pasti, bak mandi, semuanya pokoknya,” kata Sutrisno saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (1/6/2024).
Sebelum mayat Devi ditemukan, kata Sutrisno, toren air yang semula terpasang di belakang tempat tinggalnya itu mengaliri tiga rumah atau tiga keluarga.
“Rumah saya dan dua kontrakan. Kan kemarin itu ada dua toren, satu yang besar buat yang mengontrak dan yang kecil buat keluarga saya sendiri. Tapi sumber airnya tetap dari toren yang besar,” ujar Sutrisno.
Rencananya, Sutrisno bakal membeli satu toren berukuran besar sebagai pengganti toren yang mengaliri tiga rumah tersebut.
Pascapenemuan mayat Devi, Sutrisno dan keluarga mengungsi di rumah mertuanya yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
“Untuk saat ini kan kebetulan mertua enggak jauh dari rumah. Sementara dari kejadian kemarin, dari hari Senin itu, saya sama keluarga sudah mengungsi, tidur di tempat mertua juga, sampai sekarang,” ujar Sutrisno.
“Tapi, untuk kegiatan pagi sampai sore masih di tempat yang lama, biar suasananya enggak terlalu dingin, enggak seram, biar hawa-hawa hangat. Tapi, untuk tidur, sementara di rumah mertua,” lanjutnya.
Sementara, kata Sutrisno, dua keluarga lain tidak mengungsi dan tetap tinggal di kontrakan sebelah rumahnya. Sementara ini, kebutuhan air dua keluarga ini dicukupi oleh tetangga sekitar.
“Kebetulan ada tawaran dari tetangga. Kasih untuk kebutuhan sehari-harinya, air mengambil dari mereka. Aman untuk air yang untuk kontrakan,” pungkas dia.
Diberitakan sebelumnya, mayat pria bernama Devi Karmawan (27) ditemukan tewas di dalam toren yang berlokasi di Gang Samid, RT 03/RW 01, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (27/5/2024).
Devi tinggal di lingkungan tersebut dan merupakan tetangga dari Sutrisno yang rumahnya hanya berjarak sekitar 100 meter dari TKP.
Bandar narkoba jaringan lapas ini diduga bersembunyi di dalam toren saat polisi hendak menangkapnya pada Sabtu (25/5/2024).
Meski pihak keluarga merasa ada yang janggal atas kematian Devi, polisi memastikan tidak ditemukan luka-luka tanda kekerasan pada tubuh korban.(Red)

