BANJARMASIN || Cakrayudha_hankam.com — Operasi pencarian dan evakuasi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-12. Tim SAR Gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi 14 jenazah dari ruangan buritan lambung kanan kapal pada Kamis, 24 September 2026.
Dalam operasi kemanusiaan tersebut, penyelam TNI Angkatan Laut dari Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) serta Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II bekerja bersama penyelam Basarnas dan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan.
Proses pencarian dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi kapal, lokasi korban, serta keselamatan para penyelam.
Pada tahap pertama, penyelaman berlangsung pukul 09.33 hingga 10.05 WITA. Empat penyelam TNI AL, yakni Lettu Rajab, Serda Sumarjoko, Serda Rahmat Mardiono, dan Klk Febriansyah, berhasil menemukan dan mengevakuasi tujuh jenazah dari ruangan buritan lambung kanan kapal. Seluruh jenazah yang ditemukan pada tahap pertama berjenis kelamin laki-laki.
Penyelaman tahap kedua dilaksanakan pukul 11.52 hingga 12.19 WITA. Tim yang terdiri dari Sertu Bambang Irawan, Sertu Nugroho, Serka Khoirul Anwar, dan Serda Sandi berhasil mengevakuasi satu jenazah laki-laki.
Untuk membuka akses menuju lokasi korban, tim melakukan tindakan teknis dengan memecahkan kaca pada bagian buritan lambung kanan kapal. Proses tersebut dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan keselamatan personel penyelam.
Selanjutnya, pada tahap ketiga yang berlangsung selama 33 menit, mulai pukul 14.36 hingga 15.09 WITA, lima penyelam TNI AL, yakni Kpt Ronzy, Sertu Sutrisno, Serka Agung, Sertu Rossi, dan Serka Supriyatna, kembali menemukan dan mengevakuasi enam jenazah dari ruangan yang sama. Seluruh jenazah yang dievakuasi pada tahap ketiga juga berjenis kelamin laki-laki.
Dengan demikian, total 14 jenazah berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam rangkaian penyelaman pada hari ke-12 operasi pencarian.

Setelah berhasil dievakuasi, tiga jenazah dibawa ke KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk selanjutnya diterbangkan menggunakan Helikopter HS-1311 menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, 11 jenazah lainnya dibawa menuju KN SAR Pacitan untuk menjalani proses penanganan sesuai prosedur yang berlaku.
Dalam operasi pencarian dan evakuasi tersebut, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Sultan Iskandar Muda-367, serta Helikopter HS-1311.
Selain unsur alutsista, TNI AL juga mengerahkan personel penyelam dari Satkoppeba dan Satkopaska Koarmada II. Kekuatan tersebut diperkuat dengan bergabungnya personel tambahan dari KRI Hiu-634 dalam operasi hari ini.
Seluruh rangkaian pencarian dan evakuasi dilaksanakan melalui koordinasi dan sinergi Tim SAR Gabungan dengan mengutamakan kehati-hatian, keselamatan personel, serta prosedur operasi kemanusiaan.
Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan kepastian penanganan terhadap para korban serta mendukung proses identifikasi dan penanganan selanjutnya oleh pihak berwenang.
Cakra Yudha Hankam akan terus mengedepankan informasi yang terukur, faktual, dan berimbang dalam setiap pemberitaan terkait operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8.
(Pen/2/red-051)

