Hadiri KTT Perdamaian Gaza, Prabowo Minta TNI Siapkan Pasukan Perdamaian

0
1067

JAKARTA,Cakrayudha-hankam.com -Presiden Prabowo Subianto disebut sudah meminta TNI untuk bersiap terkait peryataannya dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bahwa Indonesia siap mengirim 20.000 pasukan perdamaian. Pasalnya, Prabowo diundang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Mesir pada Senin (13/10/2025).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) menyebutkan, proses penyerahan pasukan itu adalah bentuk janji yang harus ditepati jika kesepakatan damai terwujud di Gaza, Palestina. “Tadi, Bapak Presiden juga menyampaikan hal tersebut bahwa jika memang kemudian tercapai kesepakatan ke arah yang baik dalam artian terjadi perdamaian.

Dan kemudian salah satu konsekuensinya adalah kita, Indonesia, diminta untuk ikut serta membantu mengirimkan pasukan perdamaian,” kata Prasetyo ditemui usai menghadiri rapat terbatas di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10/2025) malam.

Dan juga dibahas dan diminta kepada tadi Alhamdulillah yang hadir adalah Wakil Panglima TNI untuk juga mulai mempersiapkan diri,” lanjutnya.

Terlebih lagi, Prasetyo mengatakan, bukan tidak mungkin Indonesia akan menawarkan lagi untuk mengirim pasukan perdamaian dalam KTT Perdamaian Gaza.

“Kalau memang kemudian terjadi kesepakatan yang konstruktif tidak menutup kemungkinan akan terjadi ke sana (menawarkan pengiriman pasukan perdamaian),” katanya.

Diketahui, Prabowo bertolak ke Mesir Prasetyo menyebutkan, undangan khusus untuk Kepala Negara itu datang mendadak. Tetapi, Prabowo memutuskan untuk mewujudkan perdamaian di Gaza. “Malam hari ini, tadi Bapak Presiden menyampaikan kepada kita semua bahwa kemarin secara khusus beliau mendapatkan undangan,” ujar Prasetyo.

Memang juga agak mendadak kalau dari sisi waktu, tetapi bahwa undangan tersebut betul-betul memohon kesediaan kehadiran Bapak Presiden Prabowo karena itu bagian dari kelanjutan perundingan yang semoga insya Allah bisa membawa perdamaian di Palestina dan terutama di Gaza,” katanya lagi.

Sebelumnya, dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum ke-80 PBB, Prabowo menyatakan siap mengirim 20.000 pasukan perdamaian ke sejumlah tempat konflik, termasuk Gaza.

“Jika dan ketika Dewan Keamanan PBB dan majelis besar ini memutuskan, Indonesia siap mengerahkan 20.000 atau bahkan lebih putra-putri kami untuk membantu perdamaian di Gaza atau di tempat lain,” kata Prabowo. “Di Ukraina, di Sudan, di Libya, di mana saja ketika perdamaian perlu ditegakkan, perdamaian perlu dijaga, kami siap, kami akan memikul tanggung jawab tersebut,” ujarnya lagi.

Prabowo juga menyatakan siap mengirimkan bantuan finansial demi perdamaian. Tidak hanya dengan putra putri kami, kami juga bersedia memberikan kontribusi finansial untuk mendukung misi besar mencapai perdamaian oleh PBB,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi akan memimpin bersama KTT di Mesir pada Senin, 13 Oktober 2025.

Menurut pernyataan resmi Kepresidenan Mesir, pertemuan itu akan dihadiri oleh para pemimpin dari lebih dari 20 negara. Maklum, KTT ini bertujuan mengakhiri perang di Jalur Gaza, memperkuat upaya perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, serta membuka fase baru keamanan regional.

Pertemuan ini dilaksanakan sejalan dengan visi Presiden AS Donald Trump untuk mewujudkan perdamaian di kawasan serta upayanya yang berkelanjutan mengakhiri konflik di berbagai belahan dunia,” demikian Trump sebelumnya mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyetujui fase pertama dari rencana 20 poin yang ditetapkannya pada 29 September 2025, untuk mencapai gencatan senjata di Gaza.

Tahap pertama mencakup seluruh tawanan Israel di Gaza dengan ketidakseimbangan sekitar 2.000 tahanan Palestina, disertai akhir bertahap pasukan Israel dari wilayah tersebut yang mulai berlaku pada Jumat, 10 Oktober 2025, pukul 12.00 waktu setempat.( Red054)